Suara.com - Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), kembali menunjukkan eksistensinya dalam perhelatan mode bergengsi di Tanah Air, Jakarta Fashion and Food Festival 2017.
Beberapa perancang yang tergabung dalam APPMI yakni Vicky Soetono, Ida Giris, Erdan, Malik Moestaram, Dyan Nugra dan Yulia Fandy bergantian ambil bagian dalam satu kolaborasi ciamik bertajuk Spellbound.
"Secara harafiah, Spellbound artinya mantera yang terikat. Kami mengangkat cantiknya perempuan di mata kami. Tidak ada yang sama, masing-masing memiliki ciri khas berbeda," terang Malik Moestaram mewakili lima rekan lainnya baru-baru ini.
Keenam desainer masing-masing mempersembahkan 10 rancangan dengan subtema yang berbeda.
Dyan Nugra misalnya, ia menampilkan koleksi baju bertema Gladiatore yang terinspirasi dari kecantikan dan kemegahan era kerajaan Romawi kuno. Warna yang digunakan dominan metalik, seperti tembaga, platinum dan bahan-bahan metal lainnya.
Sementara desainer sekaligus mantan jurnalis, Ida Giriz menampilkan koleksi bertajuk Rhythm of Love. Melalui line Zet Collection, Ida menampilkan koleksi teranyarnya dengan aneka detail seperti manik-manik dan kristal swarovski untuk mempercantik gaun-gaun yang dihadirkan.
Aplikasi berupa motif dari bahan lace yang ditempel, semakin memberi kesan mewah dari koleksi yang ditampilkan. Penggunaan bahan organza, lace dan satin bridal sendiri tampak mendominasi 10 koleksi yang ditampilkan.
Desainer Erdan, menampilkan 10 busana terbaiknya dengan tema Gleaming Dream. Menurutnya, koleksi itu berasal dari mimpi-mimpi yang menjadikannya sebuah inspirasi untuk gaun cocktail dan evening dress yang dibuat menggunakan bahan sifon, silk, tulle, dan lace.
Sementara desainer asal Bandung, Malik Moestaram, menampilkan koleksi dengan kombinasi desain lukisan pada zaman mozaik. Bertajuk Pittura, Malik banyak menggunakan warna monokrom dan cenderung gelap seperti hitam, emas, dan rose gold.
Baca Juga: 8 Tips Percintaan Manusia Diambil dari Perilaku Hewan
Masih dari Bandung, desainer Vicky Soetono memamerkan 10 desain bertema Terpana.
"Keindahan sosok perempuan penuh pesona diwujudkan dalam rangkaian gaun-gaun cocktail nan anggun memukau," paparnya.
Koleksi Vicky kali ini hadir dalam palet warna pekat dengan sentuhan emas.
Lalu yang terakhir, 10 rancangan desainer Yulia Fandy yang mengusung tema Poisenous. Melalui koleksi terbarunya, Yulia ingin menampilkan kekuatan perempuan dengan warna dominan emas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
5 Moisturizer Wardah untuk Kurangi Kerutan dan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Dari Dimsum Hingga Bebek Panggang: Pengalaman Kuliner Mewah Sambut Tahun Kuda Api di Bali
-
Plenger Artinya Apa? Dipakai Jerome Polin untuk Sindir Klarifikasi Roby Tremonti
-
6 Sabun Muka untuk Kulit Kusam Usia 50-an, Kunci Wajah Cerah Tanpa Terasa Kering
-
Apa Bedanya Sepatu Running dan Training? Ini 4 Pilihan Under Rp500 Ribuan yang Layak Dicoba
-
7 Fakta Patricia Schuldtz, Istri Darma Mangkuluhur yang Jadi Mantu Tommy Soeharto
-
6 Sepatu Jalan Waterproof yang Aman Dipakai Saat Hujan dan Lewat Genangan
-
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
-
Roby Tremonti Main Film Apa Saja? Ini Jejak Kariernya di Dunia Hiburan
-
Beda Syarat Usia Menikah Zaman Dulu dan Setelah Ganti UU, Biar Tidak Terjebak Child Grooming