Suara.com - Seperti tahun-tahun sebelumnya, Djarum kembali meramaikan Ramadan dengan iklan televisi yang mengangkat khasanah Indonesia.
Iklan Djarum di bulan Ramadan tahun 2017 ini mengangkat indahnya keberagaman puasa di berbagai daerah di Indonesia. Seperti iklan sebelum-sebelumnya, narator dalam TVC kali inipun menyampaikan pesan-pesan "tersembunyi" yang memberikan pesan moral sangat baik.
Meski tradisi puasa di berbagai daerah Tanah Air berbeda-beda dan unik, Djarum ingin menegaskan tidak ada perbedaan saat semua kaum muslim memuliakan bulan yang sama, Ramadan.
Iklan Djarum hikmah puasa ini terdiri dari beragam tradisi, yaitu Tradisi Meugang Banda Aceh, Tradisi Nyorog Jakarta, Tradisi Padusan Jawa Timur, Tradisi Dugderan Semarang, Tradisi Dandangan Kudus, Tradisi Ela-Ela Ternate, Bagarakan Sahur Banjarmasin.
"Iklan TV dibuat setiap tahun oleh Djarum bagaimana setiap daerah memiliki kebiasaan berbeda. Dan nanti Lebaran juga disiapkan tradisi-tradisi Lebaran di berbagai daerah yang berbeda-beda," kata Budi Darmawan, Senior Manager Corporate Communication Djarum dalam Buka Puasa Bersama Media di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (7/6/2017).
Selain itu, Djarum bersama Kaskus menggelar count Lebaran mobile kreatif untuk mengikuti keberagaman Ramadan di Tanah Air.
"Count Lebaran mobile kreatif, sebuah permainan mengajak bapak ibu masuk sigma mengikuti Ramadan di Indonesia yang beragam," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada
-
Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi
-
Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri
-
Cara Mudah Menghitung Volume Kubus: Rumus Lengkap dengan Contoh Soal
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Dokumen dan Foto Keluarga Disita, Kejagung Respons Permohonan Pengembalian Barang Febrie Adriansyah
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati