Suara.com - Musim panas menjadikan beberapa bagian tubuh menjadi lembab dan berkeringat. Termasuk bagian sensitif Anda para lelaki. Terkadang, kondisi ini memang cukup mengganggu, karena seringkali menimbulkan bau yang tak sedap.
Untuk itu, beberapa lelaki sering melakukan tindakan pencegahan, agar ini tak terjadi. Seperti penggunaan deodoran khusus yang saat ini sedang booming, yakni Bollock Deo.
Independent melaporkan bahwa penjualan Bálla for Men meningkat dari 2.000 unit di tahun 2010 menjadi 50.000 di tahun lalu. Sementara merk lain, Man Powder mengatakan penjualan mereka meningkat lebih dari 60 persen sejak musim panas lalu.
Sama seperti yang lainnya, Fresh Balls yang juga menjual produk tersebut, mengklaim penjualan mereka telah meningkat sebesar 200 persen sejak Januari lalu.
Seiring dengan peningkatan penggunaan deodoran yang disemprotkan ke bagian testis ini, sebaiknya kita cari tahu, apakah hal ini dianggap praktik yang aman oleh dokter tidak.
Dr John Richarson mengatakan kepada Metro.co.uk bahwa sebenarnya, ini bukan ide yang mengerikan.
"Apa pun yang Anda semprotkan pada bagian tubuh Anda pastinya sudah melalui sejumlah tes sebelum dijual ke publik. Sama seperti deodoran yang Anda semprotkan ke testis Anda, ini sama seperti saat Anda menyemprotnya di bagian tubuh lain. Bagian tubuh yang memiliki kelenjar keringat," ungkap dia.
Tapi tetap saja, ada keadaan di mana penggunaan ini tidak dianjurkan contohnya, dia tidak akan merekomendasikan penggunaan deodoran bagi mereka yang mencukur bagian tersebut, meskipun untuk alasan yang jelas.
Namun, Dr Adam Simon, Chief Medical Officer untuk Push Doctor menunjukkan bahwa peringatan itu penting. Jika ada luka di sekitar area tersebut, penyemprotan deodoran yang mengandung alkohol pastinya akan menyengat.
Baca Juga: Ini Lima Kesalahan saat Memakai Deodoran
"Mungkin saja akan membakar luka pada kulit saat Anda melakukan penyemprotan aerosol yang berkepanjangan. Ini bisa meninggalkan bekas luka permanen," kata dia.
Jadi, jika Anda memiliki bau yang tidak biasa di sekitar alat kelamin, menurutnya, janganlah malu untuk membuat janji bertemu dokter untuk mendiskusikannya lebih lanjut.
Diakuinya, risiko infeksi memang sedikit berbeda untuk lelaki daripada perempuan. Namun tubuh kita cenderung memiliki bau sendiri dan selama Anda tidak membawa infeksi dan Anda mandi secara teratur, Anda tidak perlu khawatir. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
5 Sepatu Aerostreet Terlaris di Shopee, Garansi Tidak Jebol Saat Dicuci dan Kehujanan
-
AC Low Watt vs Inverter: Mana yang Lebih Hemat Listrik untuk Pemakaian 24 Jam?
-
5 Kepribadian Orang yang Menyukai Langit, Ini Tanda dan Karakternya
-
5 Rekomendasi Panci Listrik untuk Anak Kos, Praktis untuk Masak Buka Puasa dan Sahur
-
5 Kandungan Skincare yang Wajib Ada buat Memperbaiki Skin Barrier
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet
-
Apa Bedanya Smart TV, Google TV dan Android TV? Ini Rekomendasi Mereknya
-
5 Rekomendasi Sepeda Gunung Rp700 Ribuan, Kokoh dan Tangguh di Segala Medan
-
Tasya Farasya Hadirkan Sentuhan Maroko di Koleksi Raya 2026 Bersama Minimal: Detailnya Memesona!