Selama tinggal di Jakarta, kata Ayu, anak-anak yang mengikuti program SabangMerauke memiliki berbagai kurikulum atau program. Misalnya, ada kunjungan ke beberapa tempat beribadah, ke kampus agar terinspirasi ingin melanjutkan pendidikan seperti apa di perguruan tinggi.
"Saat kunjungan ke kampus, anak-anak juga akan bertemu pimpinan-pimpinan institusi. Intinya ingin membekali anak-anak lewat pengalaman positif, dan selama tiga minggu ini anak-anak akan berinteraksi dengan teman-temannya, malam berinteraksi dengan keluarga," imbuhnya.
Harapannya dari interaksi positif dengan orang yang berbeda agama dan ras ini, anak-anak yang mengikuti program SabangMerauke bisa menceritakan pengalaman positif yang luar biasa itu ke daerahnya masing-masing.
Tidak sampai di situ, lanjut Ayu, anak-anak yang telah menjalani program SabangMerauke tetap dijaga dan dipantau perkembangannya agar dapat menularkan hal-hal positif di daerahnya masing-masing.
"Setelah itu anak-anak di-track satu tahun setelah program, tetap sekolah, melakukan hal-hal positif, minta bertemu dengan pejabat lokal di sana, bercerita dengan teman-temannya. Jadi terus didorong supaya selama tiga minggu, mereka benar-benar siap jadi duta toleransi. Dan, setelah jadi duta di daerah masing-masing bisa diceritakan hal positifnya," tutup dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali