Suara.com - Setiap tahun, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa selama sebulan sebelum menyambut Hari Raya Kemenangan. Meski begitu, aktivitas sehari-hari tetap dilaksanakan sembari menahan lapar, dahaga, dan menjaga emosi.
Ketika berpuasa, faktor eksternal seperti cuaca dan tingkat polusi sangat identik dengan isu kulit. Selain itu, keadaan emosional ekstrem atau tingkat stres tinggi juga ikut memicu kondisi ketidakseimbangan kulit. Akibatnya, tentu saja kulit wajah berpotensi kusam dan berjerawat.
Menyadari hal tersebut, Corine de Farme sebagai salah satu brand kecantikan asal Prancis memaparkan mengenai korelasi antara perubahan pola makan dan jenis asupan dengan kondisi kulit.
Konsep perubahan pola makan adalah keadaan di mana jadwal makan yang berubah secara ekstrem sehingga tubuh harus menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru. Sedangkan, yang dimaksudkan jenis asupan, yaitu varian makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
“Perubahan jadwal makan dan jenis asupan akan mempengaruhi kondisi kulit seperti kulit menjadi lebih kering akibat dehidrasi, sehingga menyebabkan sel kulit mati menumpuk dan kulit menjadi kusam. Di samping itu, jenis makanan dengan kandungan gula yang berlebihan akan menyebabkan kulit mengalami proses penuaan dini," tutur Product Manager, PT. Natural Nutrindo, Nuryahatini di hadapan media.
Pergantian sel kulit yang tidak semestinya ini menyebabkan sel tertahan, menghalangi kelenjar minyak dan pori-pori, menjebak protein dan sebum di bawah lapisan kulit. Protein dan minyak tersebut menjadi sumber asupan bagi P. acnes, bakteri yang menyebabkan jerawat.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh WebMD.com, kata Nuryahatini, makanan hanya memiliki pengaruh sebesar 25 persen terhadap kondisi jerawat. Sedangkan 75 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor seperti hormon, stres, pola tidur, dan lingkungan tempat tinggal.
Nah, saat puasa, tubuh juga mengalami perubahan pola makan. Namun bila kualitas makanannya dijaga sehingga tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup, serta kebutuhan cairannya juga tetap terpenuhi dengan baik, maka kulit akan terjaga kelembaban dan kesehatannya.
Ini dikarenakan, lanjut Nuryahatini, kesehatan dan kelembaban kulit sangat tergantung dari asupan cairan dan makanan sehat dengan gizi seimbang.
"Jadi, efek puasa terhadap kulit nggak seburuk yang kita bayangkan. Justru saat puasa, kulit melakukan detoksifikasi. Sel-sel tubuh akan tergantikan, sel kulit juga demikian. Kulit kita akan menjadi lebih bersih setelah sepuluh hari berpuasa," terang Nurhayatini.
Yang tak kalah menakjubkan, kata dia, puasa juga dapat mengatasi jerawat, iritasi kulit, gatal dan eksim. "Dengan berpuasa daya tahan kulit kita akan lebih tinggi," imbuh Nurhayatini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Apakah Boleh Memakai Lip Balm sebelum Lipstik? Ini 4 Rekomendasi agar Bibir Lebih Mulus
-
Kronologi Kematian Jeffrey Epstein di Penjara dan Kasusnya
-
Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Kapan Libur Imlek 2026? Ini Rekomendasi Tempat Liburan
-
6 Produk Skincare dengan Vitamin C untuk Samarkan Flek Hitam
-
5 Rekomendasi Sepeda Murah untuk Wanita Dewasa, Ideal Dipakai Aktivitas Harian
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
-
86% Orang Indonesia Yakin 2026 Jadi Tahun Paling Sehat? Ini Rahasianya!