Suara.com - Sudah umum ditemukan pada beberapa negara di dunia bahwa perempuan - perempuan cantik kerap memilih profesi sebagai model atau tampil menghibur di layar kaca. Namun lain hal dengan perempuan - perempuan cantik di Korea Utara (Korut). Sebagai negara komunis, Korea Utara menghapuskan sistem patriarki sosial dengan membuat hukum persamaan jender, perburuhan dan nasionalisasi industri strategis. Bagi perempuan di Korea Utara, pekerjaan yang paling bergengsi bukanlah menjadi model melainkan profesi sebagai polisi lalu lintas atau polantas yang paling bergengsi.
Perempuan – perempuan yang berprofesi sebagai polantas umumnya dipilih secara langsung karena kecantikannya. Para polantas perempuan di Pyongyang kerap terlihat di setiap perempatan di ibu kota.
Polantas di perempatan jalan di Pyongyang sekaligus menjadi ikon di ibu kota. Meskipun pemandangan serupa bisa ditemukan di jalanan di kota besar lainnya di Korut. Demikian seperti dilansir dari Daily Mail.
Tugas polantas di Pyongyang tak hanya mengatur lalu lnitas, mereka juga wajib memberi hormat jika rombongan militer atau pemerintahan lewat.
Perempuan – perempuan di Korea Utara memaknai profesi sebagai polantas memberikan kebanggaan tersendiri. Gambar-gambar polantas perempuan bisa ditemukan di perangko, selebaran, poster, boneka hingga billboard sebagai bentuk propaganda.
Berita Terkait
-
9 Fakta dan Kronologi Kecelakaan di Singapura yang Menewaskan Bocah WNI Usia 6 Tahun
-
Advokasi Gender dalam Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Self-Love Terbaik Perempuan Modern, Prioritaskan Diri Tanpa Rasa Bersalah
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran Cheongsam Cantik untuk Tampil Beda di Hari Raya
-
Rekomendasi Liburan Imlek Sesuai Shio: Dari City Escape sampai Healing di Alam
-
10 Instansi yang Menyediakan Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Sudah Dibuka!
-
5 Model Sepatu Terbaik untuk Ibu Hamil, Nyaman dan Minim Risiko
-
30 Link Download Poster Ramadan 2026 Gratis, Cocok untuk Media Sosial hingga Spanduk Masjid
-
3 Pilihan Sepeda Polygon untuk Daily Riding di Perkotaan, Desain Ramping Tetap Stylish
-
Kulit Sawo Matang Jangan Pakai Warna Lipstik Apa? Ini 7 Rekomendasi yang Cocok
-
Apakah Bulan Ramadan 2026 Sekolah Libur? Ini Jadwal Belajar di Rumah Resmi dari Pemerintah
-
Tasteclopedia Novotel Bogor, Pengalaman Iftar Ramadan 2026 Jelajah Sejarah Kuliner Nusantara
-
Cara Mengecek Apakah BPJS PBI Masih Aktif atau Tidak Agar Tetap Bisa Berobat