Suara.com - Seorang lelaki melemparkan seorang perempuan dari lantai 19 apartemen karena terbakar api cemburu. Insiden tersebut terjadi di Hangzhou, China, pada 21 Maret.
Rincian di balik peristiwa mengerikan tersebut baru-baru ini diungkapkan di pengadilan pada 23 Agustus. Pihak pengadilan mengungkapkan, lelaki yang bermarga Xue, merupakan teman sekolah menengah atas dengan Shanshan (bukan nama sebenarnya).
Xue mengatakan kepada pengadilan, bahwa dia telah mengejar Shanshan (26) selama delapan tahun setelah lulus dari sekolah menengah atas pada tahun 2009. Dia terus-menerus ditolak olehnya, namun tidak menyerah.
Pasangan ini terus berhubungan baik secara online dan langsung. Bahkan, setelah Xue ke luar negeri untuk kuliah pada tahun 2015, dan pindah ke Hangzhou dari Henan untuk bekerja.
Laporan media Cina menggambarkan Xue sebagai salah satu "generasi kedua" dari keluarga kaya Cina.
Setelah kembali ke rumah pada bulan Februari tahun ini, dia tidak hanya pindah ke Hangzhou untuk berada di kota yang sama dengan Shanshan. Namun, dia berhasil "meminta" Shanshan menjadi teman satu apartemen setelah rekan seapartemennya pindah.
Xue menambahkan, dirinya telah melakukan banyak hal untuk Shanshan, termasuk membeli hadiah seperti tas bermerek dan perhiasan seharga 30.000 sampai 40.000 yuan atau setara dengan USD6.000 sampai USD8.000. Dia juga mengaku telah membawanya berlibur selama dua hari. Namun, hubungan mereka memburuk setelah Xue pindah rumah.
Xue mengatakan kepada pengadilan, sehari sebelum tragedi tersebut, dia mendengar Shanshan berbicara penuh kasih melalui telepon dengan lelaki lain. Dia juga mendengarnya bermanja-manjaan dengan lelaki tak dikenal itu, yang membuatnya marah.
Keesokan paginya, Xue menerobos masuk ke kamar Shanshan untuk membahas mengenai percakapan mereka. Lalu, Xue pun mengunci pintu dari dalam.
Teman flat mereka mengaku mendengar jeritan Shanshan, tapi tidak bisa membuka pintu kamarnya. Dia mengungkapkan, menanyakan di mana Shanshan kepada Xue.
Setelah Xue keluar dari kamar, dia hanya menjawab, "Saya mendorongnya ke bawah." (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam