Suara.com - Kadangkala Anda beralasan nggak sempat, nggak punya waktu, kecapekan, atau bahkan alasan nggak mood hingga akhirnya sering absen bercinta setelah menikah. Padahal, penelitian menyebutkan, pasangan suami istri yang sehat adalah yang melakukan hubungan seksual setidaknya satu kali sehari.
Menurut Dr Becky Spelman, sexpert untuk perusahaan vibrator We Vibe, menganggap normal pasangan suami istri jika persentase hubungan intimnya lebih sedikit. Bahkan, ternyata hal itu sering terjadi.
"Ada banyak pasangan yang tidak lagi berpartisipasi dalam seks. Terkadang karena mengalami kesulitan dalam hubungan, dan saat kesulitan dalam hubungan seks itu berhenti, tidak harus kembali normal," ungkapnya.
"Distress cukup beragam. Bisa karena memiliki waktu yang sangat sulit di tempat kerja, atau satu pasangan selingkuh dengan orang lain. Ada lebih banyak jenis kesulitan yang bisa terjadi dalam perkawinan. Yang penting untuk dipahami adalah, jika setelah masa sulit itu berakhir, kehidupan seks Anda masih kurang bergelora, itu hal normal," sambungnya.
Meskipun normal, tetap saja tidak menyenangkan berada dalam hubungan di mana seks tidak bisa dilakukan sepenuhnya, terutama jika Anda terbiasa menikmati kehidupan seks yang aktif dan menarik.
Lantas, apa yang bisa Anda lakukan? Dr Spelman mengatakan, bahwa ini semua terkait sebuah perencanaan.
"Pasangan sering mendapati mereka mulai merencanakan untuk menjadwalkan seks kembali menjadi kebiasaan," imbuhnya.
Perlu juga dipikirkan tentang jenis keintiman lainnya. Hanya karena Anda tidak pernah bermesraan, bukan berarti seks tidak berarti. Jika Anda tidak pernah saling bersentuhan, berbaring bersama sambil telanjang, bereksperimen dengan saling bermasturbasi, saling memberi pijatan atau bahkan hanya sekadar memeluk, hal-hal itu bisa membantu meletupkan kembali hasrat seks.
Bila Anda merasa pasangan tidak ingin berhubungan intim dengan Anda, itu bisa terasa seperti penolakan. Anda tidak berkewajiban untuk melakukan hubungan seks. Namun, memastikan Anda dapat melakukan kontak fisik satu sama lain saat menonton TV atau berpegangan tangan di jalan dapat benar-benar membantu mencairkan suasana.
Baca Juga: Hal-hal Ini Merusak Mood Bercinta
Coba ingat, hanya karena tidak banyak terjadi seks saat ini, bukan berarti Anda tak dapat bersanggama selamanya.
"Hubungan dan perkawinan berubah, dan berkembang seiring berjalannya waktu. Beberapa hubungan berkembang dari gairah sejak awal, dan mereka berubah menjadi lebih dari persahabatan, di mana kedua belah pihak merasa nyaman untuk tidak melakukan hubungan seks atau aktivitas seksual. Sebagai alternatif, beberapa hanya mengalami tahap demi tahap, dan salah satu tahap itu mungkin tidak beraturan," jelas Dr. Spelman. (Metro)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
5 Sepatu Running Sekelas Asics Novablast Versi Murah, Cushion Nyaman dan Empuk
-
Urutan Hair Care untuk Menghilangkan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
Terpopuler: Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans hingga Sepatu Jalan Kaki Terbaik
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar