- BukuWarung mendorong UMKM di Indonesia Timur menjadi agen penyedia layanan keuangan digital bagi masyarakat sekitar.
- Kegiatan BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar menyoroti peran UMKM dalam meningkatkan inklusi dan mempercepat perputaran ekonomi.
- Sepanjang tahun 2025, ekosistem BukuWarung mencatatkan lebih dari 61 juta transaksi dengan total pendapatan agen Rp500 miliar.
Suara.com - Peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia semakin meluas, tidak hanya sebagai penggerak usaha lokal, tetapi juga sebagai jembatan akses keuangan di tingkat komunitas. Di wilayah Indonesia Timur, transformasi ini mulai terasa seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan berbasis digital.
Melalui solusi yang dikembangkan BukuWarung, pelaku usaha mikro kini tidak hanya menjalankan bisnis utama mereka, tetapi juga menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat sekitar. Mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran, semuanya dapat diakses lebih dekat tanpa harus bergantung pada kantor bank atau ATM.
Fenomena ini menjadi sorotan dalam gelaran BukuAgen Roadshow 2026 di Makassar yang dihadiri ratusan pelaku UMKM dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana digitalisasi mampu membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha di daerah.
Director of Sales (Merchant Success & Retail) BukuWarung, Adi Harlim, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.
“UMKM berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Melalui BukuWarung, kami ingin mempercepat perputaran uang di tingkat komunitas dengan memberdayakan pelaku usaha agar bisa menghadirkan layanan keuangan yang lebih mudah diakses,” ujarnya.
Secara nasional, dampak dari ekosistem ini terlihat signifikan. Sepanjang 2025, lebih dari 250 ribu agen yang tergabung telah mencatatkan lebih dari 61 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp41,1 triliun. Total pendapatan yang dihasilkan para agen pun melampaui Rp500 miliar.
“Angka ini menunjukkan bahwa UMKM bukan hanya pelaku usaha, tetapi juga akselerator inklusi keuangan. Mereka berperan langsung memperluas akses layanan keuangan hingga ke level komunitas,” tambah Adi.
Cerita pertumbuhan ini juga datang dari pelaku usaha di lapangan. Baso Aris Triwardana, salah satu agen dari Gowa, mengaku usahanya berkembang pesat sejak bergabung.
“Awalnya hanya jual pulsa ke teman-teman kuliah. Sekarang sudah punya empat outlet, dan sekitar 30 persen keuntungan berasal dari layanan agen pembayaran. Yang paling terasa, warga sekitar jadi lebih mudah akses layanan keuangan,” ungkapnya.
Baca Juga: Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
Selain mendorong pertumbuhan, aspek keamanan transaksi juga menjadi perhatian utama. BukuWarung secara aktif memberikan edukasi kepada para mitra terkait perlindungan akun dan pencegahan penipuan.
Brand & Community Manager BukuWarung, Riyan Prayugo, menekankan pentingnya keamanan sebagai fondasi usaha berkelanjutan.
“Transaksi yang aman akan mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memberikan rasa nyaman bagi merchant. Kami juga melakukan pemantauan transaksi secara real-time untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan,” jelasnya.
Untuk memperkuat ekosistem, BukuWarung juga menghadirkan berbagai solusi tambahan seperti BukuModal untuk akses pembiayaan dan BukuSimpan sebagai sarana pengelolaan arus kas usaha. Integrasi ini memungkinkan pelaku UMKM mengelola bisnis secara lebih efisien dalam satu platform.
Tak hanya itu, penguatan juga dilakukan melalui komunitas Laskar Agen Juara, yang menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran antar pelaku usaha. Di dalamnya, para agen saling berbagi pengalaman, strategi, hingga peluang ekspansi usaha.
Dengan semakin luasnya adopsi teknologi dan dukungan ekosistem yang terintegrasi, UMKM di Indonesia Timur kini tidak lagi sekadar bertahan, tetapi mulai naik kelas—menjadi penggerak ekonomi sekaligus penghubung akses keuangan bagi masyarakat di sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
-
Rumus Skincare Malam untuk Atasi Keriput ala dr. Inez Putri, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Rahasia Billy Davidson Menjaga Work-Life Balance di Tengah Jadwal Syuting yang Padat
-
Tips Skincare Pagi untuk Kulit Keriput dari Dokter, Simak 3 Rekomendasi Produknya!
-
JYS 2026 di Osaka Umumkan Pemenang, Pemuda Dunia Berinovasi dan Berkolaborasi
-
Japan Youth Summit 2026: Pemuda Dunia Berinovasi Lewat Proyek dan Cultural Exchange
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing