Suara.com - Jika Anda penggemar berat cuka, salah satu bahan kimia ini dapat mengangkat noda, membantu proses binatu, membersihkan jendela, memiliki harga yang murah serta kandungan alami.
Cuka juga asam, yang berarti Anda tidak bisa menggunakannya di mana saja. Namun, ada beberapa benda yang tidak bisa diaplikasikan dengan cuka.
Berikut, benda-benda yang tidak boleh dibersihkan dengan cuka, seperti dilansir dari Delish:
1. Permukaan dari granit dan marmer
"Asam dalam cuka bisa mengetsa batu alam," kata Carolyn Forte, direktur laboratorium Produk Rumah Tangga dan Pembersih di Good Housekeeping Research Institute. Gunakan deterjen cair ringan dan air hangat sebagai gantinya.
2. Tangga dengan lantai batu alam
Batu alam di tangga atau kamar mandi Anda tidak bisa terpapar pembersih asam, seperti cuka dan lemon. Hindari amonia juga, dan tetap bersihkan dengan sabun batu khusus, atau deterjen dan air.
3. Membersihkan noda telur
Jika Anda menjatuhkan telur di lantai (atau mendapati rumah atau mobil Anda telah jadi korban kenakalan remaja), jangan sampai memakai cuka untuk membantu membersihkannya. Sama seperti saat Anda merebus telur, keasaman bisa menyebabkannya membeku, membuat noda telur lebih sulit dihilangkan.
Baca Juga: Pakai Kosmetik Mengandung Asam, Wajah Perempuan Ini Terbakar
4. Besi
"Cuka bisa merusak bagian dalam besi. Jadi, jangan menuangkannya untuk menyegarkan dan membersihkannya. Untuk mencegah penyumbatan dari besi, kosongkan sepenuhnya setelah digunakan, dan ikuti petunjuk pembersihan sesuai pabriknya," kata Forte.
5. Lantai kayu
Beberapa pemilik rumah menemukan, cuka menjadi solusi membersihkan kayu yang ditata dengan indah, namun ada juga yang melaporkan kerusakannya akan selesai. Sebaiknyam gunakan pembersih yang diformulasikan secara khusus untuk kayu keras (Bona). Tapi jika Anda ingin mencoba cuka, encerkan dengan air dan ujilah di tempat yang tidak mencolok sebelum Anda memakainya di seluruh ruangan.
6. Noda khusus
Noda di spons, noda rumput, tinta, es krim, dan darah tidak akan bisa dihilangkan dengan cuka. Noda-noda tersebut cenderung mengatur kain dengan cepat atau hanya tidak bereaksi terhadap asam. Jadi, periksalah dengan penghilang noda prewash seperti Shout Advanced Gel, dan cuci dengan deterjen yang mengandung enzim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura