Suara.com - Hiruk pikuk perayaan Natal sudah terasa di berbagai belahan dunia.
Hiasan pohon Natal pun sudah disiapkan di rumah-rumah mereka yang merayakannya.
Namun ada yang menarik dari perayaan Natal tahun ini.
Beberapa perempuan di negara Barat mempopulerkan dekorasi payudara menyerupai rusa kutub untuk meramaikan perayaan Natal tahun ini.
Sebenarnya, seperti dilansir dari laman Nypost, tren ini sudah melanda sejak Natal 2014. Namun umumnya mereka yang mengikutinya melubangi sendiri pakaian rajut berwarna merah di salah satu bagian yang menutupi payudara.
Ya, jadi untuk membuat salah satu payudara menyembul, sweater harus dilubangi di bagian dada. Lalu mereka menutup puting dengan hiasan berwarna merah agar menyerupai hidung dan meletakkan dua kancing berwarna hitam untuk menyerupai mata rusa.
Namun tahun ini, sepertinya para produsen pakaian telah mengendus dekorasi payudara menyerupai rusa akan kembali menjadi tren.
Mereka pun mengambil kesempatan ini untuk menjual sweater yang sudah dilubangi di salah satu bagian dada sehingga pembeli tak perlu repot-repot merobeknya.
Oh dan tren ini tidak hanya untuk kaum hawa. Jika Anda menelusuri tagar #reinderrboob di media sosial maka Anda juga akan mendapati para lelaki menghias payudara mereka dengan tampilan seperti rusa.
Tertarik untuk mendekorasi payudara Anda dengan tampilan nyeleneh ini?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total
-
Praperadilan Febrie Adriansyah, Ahli UGM Sebut Penetapan Tersangka Tak Wajib Diperiksa Dulu
-
Penerbangan di Kalimantan Kacau Balau, Penumpang Terlantar Hingga Pembatalan
-
Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat
-
10 Contoh Benda Berbentuk Belah Ketupat dan Jajargenjang di Kehidupan Sehari-hari
-
Ulasan The Sound of Magic: Melihat Standar Kedewasaan dalam Hidup Anak Muda
-
Chandra Asri Caplok Saham Otomotif Pengendali Astra International di Singapura dan Malaysia
-
Baterai 7.900 mAh Jadi Andalan Poco M8x 5G, Diklaim Tahan 35 Jam untuk Medsos