Suara.com - Apakah Anda termasuk orang yang tidak bisa mulai beraktivitas jika belum minum kopi? Jika ya, mungkin Anda sudah mengalami kecanduan kopi.
Kopi disebut-sebut dapat membantu seseorang untuk benar-benar ‘bangun’ di pagi hari, karena kafein yang terkandung di dalamnya. Kafein bersifat stimulan yang bekerja mempengaruhi kerja otak dan sistem saraf.
Dalam jumlah kecil, kafein memang dapat menyebabkan seseorang merasa lebih segar, awas, dan fokus. Namun dalam jumlah besar, kafein justru bisa menimbulkan perasaan gugup berlebihan hingga gangguan tidur.
Lantas, bagaimana dengan kebiasaan menyerput kopi di pagi hari? Benarkah pagi hari adalah waktu yang tepat untuk minum kopi?
Faktanya, seperti dikutip Hello Sehat, pagi hari ternyata waktu yang sebenarnya kurang tepat untuk mengonsumsi kopi. Mengapa? Ini berhubungan dengan produksi hormon kortisol yang cenderung tinggi saat pagi hari.
Hormon kortisol berperan dalam respon terhadap stres dan kadar gula darah yang rendah. Jika Anda mengonsumsi kafein saat hormon kortisol sedang tinggi, maka kafein dapat mempengaruhi produksi hormon tersebut. Sehingga, tubuh Anda akan memproduksi kortisol lebih sedikit dan menyebabkan tubuh menjadi cenderung mengandalkan kafein.
Ini juga menjadi penyebab mengapa seseorang mengalami kecanduan kafein, karena kafein seolah-olah menggantikan kerja hormon kortisol yang lebih natural saat ‘membangunkan’ Anda di pagi hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah