Suara.com - Xue Minxiu, seorang wanita asal Tiongkok, baru saja membuktikan bahwa menuntut ilmu tak seharusnya memandang usia, dengan meraih gelar sarjana dari Tianjin University di usia 81 tahun.
Pencapaian sang nenek tersebut diperolehnya setelah berjuang selama bertahun-tahun. “Bagi saya, hidup ini harus terus menantang diri untuk berkembang. Terima kasih kepada pihak universitas yang telah memberi saya kesempatan untuk mewujudkan cita-cita masa kecil saya,” kata nenek Xue dalam pidato kelulusannya seperti dikutip dari Asia One.
Wanita ini mengatakan bahwa lulus dari universitas adalah cita-citanya. Tahun 1957, ia sebenarnya diterima kuliah di Northwest University. Tapi saat itu ia sudah bekerja sebagai perawat di sebuah sanatorium di Xian, ibu kota Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut. Dan pihak sanatorium tidak mengizinkannya bekerja sambil kuliah akibat kekurangan pegawai.
Hingga akhirnya tahun 2001, ketika peraturan pembatasan usia bagi pendidikan tinggi di Tiongkok dicabut (sebelumnya, pemerintah melarang bagi siapa saja yang sudah menikah atau berusia di atas 25 tahun untuk mengambil pendidikan tinggi), Xue mempersiapkan dirinya untuk ikut program sarjana, dengan mendaftar kursus e-commerce di universitas terbuka.
Xue kemudian mengikuti ujian pada tahun 2013, namun gagal memenuhi persyaratan kelulusan minimum. Ia kemudian mendaftar program sarjana e-commerce pada pendidikan jarak jauh di Tianjin University pada Maret 2014, di usia 77 tahun.
Tanpa batasan waktu dan tempat untuk belajar, nenek Xue belajar online dan pergi ke kampus untuk mengikuti ujian secara teratur.
Meski merupakan murid tertua, nenek Xue termasuk mahasiswa yang paling rajin. Bangun setiap hari pukul 5 pagi, hal pertama yang dilakukannya adalah menyalakan komputer dan belajar sebelum sarapan. Di siang hari, ia belajar di rumah atau membawa buku-bukunya ke taman di dekat rumahnya.
Nenex Xue yang tidak menikah dan tinggal sendirian di apartemen mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyalakan televisi selama 4 tahun karena berpikir bisa memanfaatkan waktu nontonnya untuk belajar.
Baca Juga: Buntut Korupsi e-KTP, SBY Akan Pidanakan Pengacara Setnov
Zhang Jun, salah seorang dosen, mengatakan bahwa nenek Xue merupakan salah satu mahasiswa teratas di kelasnya. “Dia sering datang ke ruang dosen karena sering menemui masalah di komputernya dalam menggunakan sistem kuliah online, dan dia tetap menghormati para dosen dengan tetap berdiri saat kami menjelaskan sesuatu kepadanya,” kata Zhang.
“Nilainya bagus-bagus, kecuali di mata kuliah komputer, dia harus mencoba enam kali sebelum lulus pada Desember 2017 dan mendapatkan gelar sarjana,” kata Zhang lagi.
“Belajar membuat saya bahagia,” kata Xue. “Terlepas dari semua kesulitan yang saya alami bertahun-tahun sebelumnya, saya mendapat kebijasanaan dari semua kesulitan dan menjadi semakin kuat.”
Xuw yang fasih 4 bahasa asing, yaitu Inggris, Prancis, Rusia, dan Latin ini menyukai fotografi, berseluncur, dan berenang di waktu luangnya. “Hidup ini singkat, saya ingin benar-benar menjalaninya,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara