Suara.com - Profesi tertentu ternyata mendatangkan risiko perceraian ketika memasuki usia 30 tahun. Hal ini diungkapkan situs web karir Zippia.
Menurut hasil survei tersebut, profesi yang paling rentan menimbulkan perceraian, yakni mereka yang bekerja di bidang militer dengan presentase 30 persen.
Posisi selanjutnya ditempati oleh mereka yang bekerja di bidang logistik, teknisi servis otomotif dengan presentase rata-rata 15 persen.
Alasannya, menurut Mark Hamrick, analis dari Zippia, dilansir Nypost.com, profesi tersebut menuntut waktu yang terbatas untuk keluarga, tapi gaji yang ditawarkan tidak mencukupi.
"Profesi di bidang militer memiliki efek mendalam bagi pernikahan. Penugasan di daerah-daerah perang atau perbatasan membuat mereka harus menjauh dari keluarga selama beberapa bulan sehingga memicu perceraian," ujarnya.
Mark menemukan angka perceraian meningkat secara signifikan untuk anggota militer di Amerika Serikat, yakni sebesar 12,52 persen untuk angkatan laut; 8,9 persen di Marinir; 8,48 persen di Angkatan Darat dan 14,6 persen di Angkatan Udara, menurut data Cabang Pengawas Kesehatan Angkatan Bersenjata.
Masalah kesehatan mental pada profesi militer juga memicu keretakan dalam hubungan pernikahan, hal ini terlihat bahwa 20 persen veteran Irak dan Afghanistan mengalami gangguan stres dan depresi pasca trauma.
"Tentu saja, stres pekerjaan mempengaruhi semua pasangan. Masalah uang bisa semakin menambah angka perceraian," tambah dia.
Sementara profesi dengan tingkat perceraian yang lebih rendah menurut situs ini ditempati oleh pemuka agama, ahli patologi bahasa dan dokter gigi.
Baca Juga: KPU Larang Parpol Pakai Gambar BJ Habibie dan Soeharto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut