Suara.com - Warga Australia diperingatkan untuk membuang melon potong, setelah kematian tiga orang di negara ini. Perempuan hamil, orang tua dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, harus menjauh dari buah yang terkontaminasi.
Lima belas orang lanjut usia telah didiagnosis menderita listeriosis. NSW Health mengonfirmasi bahwa tiga orang telah meninggal dalam minggu ini.
Mereka memperingatkan, melon yang dibeli sebelum Rabu (28/2/2018), harus dibuang. Peringatan itu muncul setelah ditemukan wabah yang terkait dengan penanam melon di Nericon, dekat Griffith.
Dikutip Mirror dari The Guardian, para petani pun secara sukarela menghentikan produksinya setelah diberitahu tentang kontaminasi tersebut.
Setelah perundingan pada hari Kamis (1/3/2018), industri ini telah sepakat untuk meninjau bagaimana paket tersebut menghasilkan buah.
Menurut NHS, listeriosis adalah infeksi langka yang biasanya tertangkap dari makan makanan yang mengandung bakteri listeria.
Susu dan produk susu yang tidak dipasteurisasi yang mengandungnya, keju lunak dan makanan siap saji dingin dapat mengandung bakteri, tapi juga bisa ditangkap dari seseorang yang sudah terinfeksi atau kontak dekat dengan hewan ternak.
Gejalanya meliputi suhu tinggi 38C atau lebih, sakit dan nyeri, menggigil, merasa mual atau muntah dan diare.
NHS memperingatkan, siapa saja yang memiliki gejala ini dan juga sakit kepala yang parah, ketidaknyamanan melihat cahaya terang, kebingungan mendadak dan/atau ruam yang tidak pudar, harus mendapat perawatan medis.
Baca Juga: Bakteri di Dalam Susu Picu Penyakit Rematik
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum