Suara.com - Berbagai kudapan dan minuman tradisional Nusantara mewarnai Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) di Jakarta Convention Center, Kamis (28/06/2018). Hidangan tradisional dari berbagai daerah ini dipamerkan di stand Komunitas Sahabat UMKM.
Di antaranya tersaji keripik rasa paru dari daun singkong, berbagai kue, keripik kentang, dan keripik daun pepaya. Juga muncul minyak kelapa (VCO) yang bisa dikonsumsi sebagai minuman. Lantas jamu beras kencur, serta jahe dan kunyit dengan kemasan menarik, ditambah beberapa minuman bercitarasa daerah.
Gerai ini, tak pelak menjadi sasaran para pengunjung. Mereka ingin melihat tampilan kudapan tradisional secara langsung, sekaligus memborongnya kemudian.
Dahlia Simbolon, Sekretaris Komunitas Sahabat UMKM, kepada Suara.com mengatakan bahwa makanan dan minuman tradisional tadi adalah produk dari sejumlah pelaku UMKM. Mereka berpartisipasi memamerkan produknya agar lebih dikenal di dunia internasional.
"Kami memiliki dua ribu anggota Komunitas Sahabat UMKM, dengan lokasi usaha di Jakarta, Sumatera Barat, Palembang, Jambi, Jawa Timur seperti Surabaya, Tulung Agung, dan Kediri, lalu di Pekanbaru, Makassar, Bogor dan masih banyak lagi," jelasnya.
Tugas Sahabat UMKM ini adalah membina para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kualitas produknya, mulai dari pengemasan hingga strategi pemasaran.
"Pelaku UMKM kami selain usaha makanan dan minuman juga ada fashion dan aneka kerajinan," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan