Suara.com - Meski bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa nasional, tetapi negara kita memiliki beragam bahasa daerah. Salah satunya bahasa Jawa yang sering dipakai sebagai bahasa sehari-hari khususnya di daerah daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, tahukah Anda kalau bahasa Jawa tidak hanya dipakai di Indonesia?
Ada 6 negara lain memakai bahasa Jawa untuk bahasa sehari-hari. Dimana sajakah itu, ini dia 6 negara yang memakai bahasa Jawa.
Republik Suriname
Republik Suriname dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda yang merupakan sebuah negara di Amerika Selatan bekas jajahan Belanda. Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa. Keberadaan orang Jawa di negara yang berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat ini karena dibawa oleh pemerintah colonial Hindia Belanda (sekarang Indonesia) antara tahun 1890-1939 untuk bekerja. Hingga saat ini orang-orang keturunan Jawa tinggal di sana dan menjadi warga negara Suriname serta masih menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari.
New Caledonia
Kaledonia Baru, atau dalam penggunaan resmi digunakan nama New Caledonia adalah sebuah wilayah yang berstatus jajahan sui generis Prancis. Wilayah ini terletak di sub-benua Melanesia di Samudra Pasifik sebelah barat daya. Pada 1896 dikirimlah 170 pekerja dari Pulau Jawa karena Prancis meminta buruh untuk pertambangan nikel dan perkebunan di Kaledonia Baru. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia Baru juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949. Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.
Cocos Island
Cocos Island atau Kepulauan Cocos (Keeling) terletak di Lautan Hindia. Pulau ini merupakan daerah bekas jajahan Kalimantan. Pertama kali dilihat oleh Kapten William Keeling ketika dia sedang melayani Perusahaan Hindia Timur Britania. Saat itu, kepulauan tersebut tidak berpenghuni dan Keeling maupun pelayar lainnya tidak berusaha untuk menempatinya hingga abad ke-19. Kapten Keeling dihormati sebagai penemu pertama dengan penganugerahan nama keluarganya sebagai bagian dari nama kepulauan tersebut. Penduduk di Pulau ini adalah orang Jawa dan Melayu, maka tak heran jika bahasa Jawa dipakai di negara ini.
Belanda
Baca Juga: Bamsoet ke Pembaca Doa Sidang DPR: Dicari Pak Mahfud MD tuh
Belanda adalah sebuah negara peserta Kerajaan Belanda, yang terdiri dari 12 provinsi di Eropa Barat Laut, dan tiga pulau di Karibia.Negara. Sejarah mencatat, Belanda adalah negara yang menjajah Indonesia selama 350 tahun. Kehadiran orang Jawa di negeri Kincir Angin itu dibawa oleh pemerintah colonial dari pulau Jawa untuk dipekerjakan. Bahasa Jawa yang dipakai para pekerja ternyata menarik minat orang Belanda untuk dipelajari. Bahasa Jawa dipelajari di Universitas Tertua di Belanda, yaitu Universitas Leiden yang berdiri sejak 1575.
Singapura
Pada 1825 sejumlah pekerja dari Jawa dikirim ke Singapura untuk bekerja sebagai buruh dan diperkebunan. Orang Jawa di Singpura bermukim di tepi sungai Rochor. Hingga sekarang orang Jawa hidup rukun dengan orang Malayu dan Cina.
Malaysia
Orang-orang Jawa yang berada di Malaysia sudah menjadi warga negara di sana. Mereka adalah generasi ketiga keturunan orang Jawa yang pergi ke Malaysia pada 1900 untuk mencari pekerjaan yang layak. Meski sudah menjadi warga negara Malaysia, orang Jawa di sana masih menggunakan bahasa Jawa. Mereka sebagian tinggal di kawasan Sepang, Kuala Selangor, Banting, Tanjung Karang, dan Sabak Bernam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat