Suara.com - Liburan dengan cara yang asyik dan mendidik di Kota Surabaya bisa dilakukan dengan berkunjung ke Rumah Batik Jawa Timur. Di tempat wisata ini, Anda dapat menemukan koleksi batik yang lengkap. Tak ketinggalan, para pengunjung juga bisa mencoba membuat batik secara langsung di tempat ini.
Keberadaan Rumah Batik ini merupakan upaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkenalkan budaya batik yang berasal dari beragam kota di Jawa Timur. Apalagi, selama ini keberadaan kain batik lebih identik dengan budaya yang dari Jawa Tengah. Padahal, batik yang berasal dari kota-kota di Jawa Timur tak kalah unik dan menariknya.
Rumah Batik Jawa Timur menyimpan lebih dari 2 ribu motif batik yang berasal dari berbagai kota. Anda pun bisa melihat perbedaan motif batik di tempat ini, termasuk diantaranya adalah batik dari Pamekasan, Sampang, Pacitan, Lamongan, Tulungagung, Malang, Jember, ataupun Kediri.
Motif batik-batik yang didatangkan dari kota-kota tersebut pun memiliki ciri khas masing-masing. Dibandingkan dengan batik di Jawa Tengah, secara umum motif batik di Jawa Timur terlihat lebih berwarna.
Hal ini merupakan ciri khas yang kerap dijumpai pada batik pesisir. Salah satu motif batik yang menarik dari Jawa Timur adalah motif gajah weling Banyuwangi, yang kerap dibuat dengan menggunakan kain dengan tekstur keras.
Batik-batik yang bisa ditemukan di sini tak hanya berupa batik tulis, tapi juga batik cap. Para pengunjung dapat memanfaatkan waktu kedatangan ke Rumah Batik sebagai sarana untuk membeli batik dengan beragam opsi. Anda bisa membeli batik di sini secara satuan ataupun grosir.
Jenis batik yang bisa ditemukan di sini juga beragam. Anda tak hanya bisa membeli baju batik. Di waktu yang sama, Rumah Batik juga menyediakan sarung batik atau batik yang masih berupa lembaran kain. Anda bisa belanja batik di tempat ini setiap hari pukul 08.00 sampai 20.00 WIB.
Belajar Membuat Batik di Rumah Batik Jawa Timur
Rumah Batik Jawa Timur tak hanya menjadi sarana untuk belanja beragam jenis produk batik. Para pengunjung juga berkesempatan untuk mengikuti kelas cara membuat batik. Untuk mengikuti kegiatan ini, Anda bisa datang ke Rumah Batik setiap hari pukul 10.00 sampai 19.00 WIB. Para pengunjung yang ingin datang ke tempat wisata budaya di Surabaya ini pun tak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, alias gratis.
Lokasi Rumah Batik Jawa Timur
Baca Juga: Airy Rooms, Aplikasi Traveling yang Harus Dimiliki di "Zaman Now"
Karena tiket masuknya gratis, sangat disayangkan kalau Anda melewatkan kesempatan untuk bisa belajar membatik sekaligus belanja di Rumah Batik Jawa Timur. Apalagi lokasinya cukup mudah dijangkau,yaitu di Jalan Margorejo F Nomor 143, Surabaya.
Bagi Anda yang berasal dari luar Surabaya ataupun Jawa Timur, kesempatan berkunjung ke Rumah Batik tak butuh biaya besar, lho. Anda bisa mendapatkan solusi tiket pesawat murah ke Surabaya dari berbagai kota di Indonesia menggunakan layanan dari Airy Tiket pesawat.
Cara pemesanan tiket ke Surabaya bisa dilakukan lewat aplikasi yang bisa diunduh pada perangkat Android dan iPhone. Selanjutnya, Anda bisa memilih maskapai yang melayani rute penerbangan ke Surabaya dan melakukan konfirmasi pembayaran, bisa via kartu kredit, transfer bank, atau melakukan pembayaran lewat Indomaret. So, kapan Anda berencana jalan-jalan ke Surabaya?
Berita Terkait
-
Dominan Sejak Awal, Timnas Indonesia U-17 Gulung Timor Leste 4-0
-
Revitalisasi Jalur Kaldera Tengger, Kurangi Kepadatan Wisata di Bromo
-
Misteri Jasad Luka Leher di Sungai Jombang: Tertelungkup Tanpa Identitas, Diduga Bukan Warga Sekitar
-
UMK Jember Tembus 3 Juta, Sudahkah Memenuhi Realitas Hidup Buruh?
-
MBG Uji Sistem Prasmanan, Siswa Ambil Sendiri untuk Tekan Pemborosan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI