Suara.com - Kapan masa paling bahagia bagi pasangan menikah, studi ini menemukan jawabannya. Banyak pasangan mengira, tahun pertama setelah pernikahan dimulai adalah masa-masa paling bahagia. Di mana, segala sesuatunya masih terasa indah dan dijalani dengan rasa penuh kebahagiaan.
Tapi, tahukah Anda jika ternyata, menurut sebuah studi yang dilakukan di Universitas Brigham Young, Pennsylvania, Amerika Serikat, kebahagiaan dalam pernikahan juga akan datang seiring dengan bertambahnya usia pernikahan.
Tim melakukan studi ekstensif selama 20 tahun dan mempelajari naik turun hubungan 2.034 partisipan yang menikah. Selain melihat tingkat kebahagiaan dan perselisihan pasangan, studi ini juga menganalisis durasi pernikahan dan kegiatan apa saja yang biasa dilakukan pasangan, seperti makan malam keluarga dengan teman-teman, membesarkan anak-anak, belanja dan lainnya.
Dikutip dari Times of India, para peneliti menyimpulkan bahwa kebahagiaan datang pada pasangan yang sudah bersama dalam waktu lama. Menurut studi, titik paling bahagia dalam kehidupan pasangan yang sudah menikah tiba setelah mereka melewati waktu pernikahan 20 tahun.
Pasangan yang sudah menikah namun sedang menuju perceraian juga melaporkan, mereka memiliki lebih banyak perselisihan dalam pernikahan mereka dan lebih sedikit kegiatan bersama dibandingkan dengan orang-orang yang mengatasi segala rintangan untuk membuat pernikahan mereka sukses.
Menurut para ahli, ketika pasangan menghabiskan lebih banyak tahun bersama, mereka mendapat lebih banyak kesempatan untuk mengalami pasang surut dalam pernikahan mereka, yang membuat mereka lebih kuat dan lebih memiliki kasih sayang.
Tingkat pemahaman dan komitmen mereka juga akan meningkat seiring waktu. Penyesuaian pada masa awal pernikahan mungkin akan terasa sulit, tapi seiring bergulirnya waktu pernikahan, mereka akan belajar untuk menerima dan menghargai satu sama lain.
Itulah penjelasan terkait studi yang menyebut masa bahagia pasangan menikah. Setuju?
Baca Juga: 5 Alasan Psikologis Jomblo Tetap Bisa Bikin Bahagia
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta