“Lomba Dengar Hitung Pakai Alat Bantu untuk anak SD kelas 1-3, sedangkan yang Tanpa Alat Bantu untuk anak SD kelas 4-6. Kemudian Ranking#1 English-nya untuk anak-anak SD kelas 3-6,” ujar Faisal.
Sementara itu, anak-anak yang senang seni tari bisa mengikuti gelar Lomba Tari Kreasi Daerah Kaltim tingkat SD/MI. Lomba ini bagian dari upaya untuk pelestarian budaya nusantara. Ada juga pemecahan rekor MURI, yakni merias kue terbanyak anak-anak.
“Kami bangga, setiap tahun acara ini terus bertambah pesertanya, sehingga masuk rangkaian acara tetap di Festival Mahakam,” tutur Faisal.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuti mengatakan, event ini sangat baik untuk menonjolkan Sungai Mahakam sebagai ikon kota Samarinda. Apalagi konsinstensi festival ini sudah tidak diragukan lagi.
"Festival Mahakam telah dilaksanakan sejak 1999. Usianya sudah sangat matang sebagai sebuah atraksi pariwisata. Event ini telah bertransformasi menjadi sebuah suguhan yang dapat menarik wisatawan untuk datang, sehingga efeknya bukan saja Festival Mahakam itu sendiri, tetapi berkembangnya pariwisata Kota Samarinda. Itulah mengapa event ini masuk ke dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018 Kementerian Pariwisata," pungkas perempuan berkerudung itu.
Berita Terkait
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Biaya Laundry 1 Pakaian Dalam Rudy Mas'ud Rp40 ribu, Warganet Kaget: Sempaknya Titan Kah?
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
Di Hadapan Sekber dan Perwakilan Pemda, Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat untuk Anak-Anak Istimewa
-
Bertahan di Tempat yang Menyakitkan: Kisah Lela dan Anak-Anak Terlupakan
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Terinspirasi Padatnya Aktivitas Harian, Menu Baru Ayam Goreng Ini Cocok Jadi Pelepas Penat
-
Profil Karen Hertatum yang Jadi Korban KDRT Dede Sunandar
-
6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
-
3 Body Butter Viva Cosmetics yang Wanginya Enak dan Bikin Kulit Lembap
-
5 Sepatu Hiking Lokal Alternatif Salomon, Tahan Banting dan Lebih Terjangkau
-
Apakah Ada Paket Skincare No Parfum No Alkohol untuk Haji dan Umroh? Ini 2 Rekomendasinya
-
35 Link Twibbon Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
-
4 Rekomendasi Parfum Woody Lokal, Wangi Mewah Elegan dan Tahan Lama
-
Bingung Pilih Physical Sunscreen? Ini 5 Produk Minimal SPF 30 yang Nyaman di Kulit
-
Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan