Suara.com - Kabar gembira untuk orangtua Indonesia yang mendambakan buku-buku cerita anak berkualitas.
Pasalnya, penulis buku kenamaan Tanah Air, Okky Madasari, baru saja meluncurkan dua seri buku anak berjudul Mata di Tanah Melus, dan Mata dan Rahasia Pulau Gapi.
Kata Okky, dua novel anak tersebut merupakan dua novel pertama dari empat novel kisah Mata yang menjelajah Nusantara.
"Kenapa seri? Karena dampaknya tidak akan terasa kalau Saya hanya menulis satu buku anak saja," kata Okky Madasari, saar peluncuran buku Mata dan Rahasia Pulau Gapi di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, baru-baru ini.
Novel ini berisi cerita-cerita petualangan Matara, anak perempuan berusia 12 tahun yang menjelajah bumi Nusantara. Pada buku pertama misalnya, Mata dikisahkan tengah berpetualang ke Nusa Tenggara Timur dan bertemu masyarakat suku Melus yang misterius.
Dan di buku keduanya ini, Mata melanjutkan perjalanan ke Pulau Gapi untuk menelusuri jejak ilmuwan dunia seperti Alfred Russel Wallace dan Charles Darwin di salah salah satu pulau tersebut.
"Sebelum punya anak, saya tidak pernah berpikir untuk membuat buku cerita anak. Dan karena sangat terbatas bacaan untuk anak apalagi yang ditulis oleh orang Indonesia, Saya jadi merasa tertantang sebagai seorang penulis untuk menulis sebuah cerita yang bisa dibaca anak-anak usia kelas 2 SD," katanya lagi.
Selain alasan tersebut, kata Okky, usia anak juga merupakan waktu yang tepat untuk membentuk sudut pandang. Karena itu juga Okky tidak segan-segan memasukkan cerita-cerita sosial serta sisipan sejarah pada seri buku anak pertamanya ini.
Saat ini, novel Mata di Tanah Melus, serta Mata dan Rahasia Pulau Gapi telah dijual di seluruh tuku buku fisik maupuk online di Indonesia
Baca Juga: Ditinggal Majikan Selamanya, Anjing Ternyata Bisa Depresi
Berita Terkait
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Buku Itu Dibaca Isinya, Bukan Cuma untuk Menghias Feed Instagram Biar Kelihatan Keren
-
Novel Sang Raja: Kejayaan Sang Raja Kretek di Tanah Kudus
-
Validasi Terbaik Saat Ingin Nyerah: Review Buku Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian