Suara.com - Beberapa pekan belakangan, Car Free Day (CFD) Jakarta semakin berwarna. Hadirnya beragam destinasi wisata super prioritas adalah penyebabnya. Minggu (9/12/2018) nanti, giliran kemegahan dan keeksotisan Candi Borobudur yang menyapa pengunjung. Selain monumental fisik dan filosofinya, Borobudur juga bakal menampilkan sisi lain potensinya.
Venue #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta sendiri masih berlokasi di Park and Ride Thamrin 10, Menteng, Jakarta. Atau, di sebelah Hotel Sari Pan Pacific.
“Candi Borobudur akan membagikan inspirasinya melalui #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta. Ini akan menjadi moment terbaik untuk menggali beragam kekayaan Candi Borobudur. Apalagi CFD Jakarta menarik. Angka pengunjungnya yang tinggi menjadi spot strategis untuk branding,” ungkap Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Borobudur, Indah Juanita, Rabu (28/11/2018).
Menjadi world heritage versi UNESCO, keberadaan situs raksasa Candi Borobudur ini sangat fenomenal. Candi Borobudur pun masuk Guinness World Records di London, Inggris, pada 27 Juni 2012.
Borobudur ini menjadi situs arkeologis Candi Buddha terbesar di dunia. Karya monumental ini diciptakan abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra. Proses pembuatannya diprediksi menghabiskan waktu 75 hingga 100 tahun.
Pembangunan Candi Borobudur sepenuhnya selesai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga pada tahun 825 Masehi. Bukan hanya bangunan fisik semata, Candi Borobudur ini mengajarkan 3 filosofi. Ada Kamadhatu yang menjadi ranah hawa nafsu dan berada di strata terbawah. Di sini terdapat 160 relief cerita Karmawibhangga, namun tetap dibiarkan tersembunyi dan tertutup stuktur.
Ada juga Rupadhatu yang familiar sebagai ranah berwujud. Ranah ini jadi gambaran dunia yang sudah membebaskan diri dari nafsu, tapi masih terikat bentuk. Zona ini terbagi dalam 4 lorong dengan 1.300 relief. Panjang totalnya mencapai 2,5 kilometer. Lalu, ada Arupadhatu yang menjadi tingkatan tertinggi. Arupadhatu menjadi ranah tak berwujud. Artinya, manusia sudah terbebas dari nafsu dan ikatan rupa.
“Ada banyak pembelajaran berharga dari Candi Borobudur. Filosofi yang yang dimiliki Borobudur ini sangat luar biasa. Semua pembelajaran dan pemahaman soal kehidupan. Jadi, kehadiran Borobudur di CFD Jakarta ini harus dioptimalkan,” terang Indah lagi.
Lebih lanjut, inspirasi Candi Borobudur ditegaskan melalui reliefnya. Filosofi Karmawibhangga ini jadi gambaran hukum karma. Manusia digambarkan dalam lingkaran lahir-hidup-mati (samsara) yang tidak pernah berakhir. Ada juga Lalitawista yang menggambarkan riwayat Sang Buddha, lalu nilai Jataka dan Awadana sebagai gambaran perbuatan baik. Nilai luhur dan kebenaran sejati diberikan Gandawyuha.
“Candi Borobudur ini memang situs luar biasa. Ada banyak pengetahuan yang ditawarkan. Kawasan ini jadi sumber pengetahuan terbaik. Selain filosofi hidup, ada banyak unsur disiplin ilmu yang diajarkan di sana. Contohnya, arsitektur dan teknik sipil,” ungkap Ketua Tim Percepatan Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib.
Selain itu #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta juga akan menampilkan tarian terbaik. Seperti Tari Bedhaya Ketawang, Tari Gambyong, Tari Ronggeng, dan Tari Ketek Ogleng. Masih ada juga Zumba plus spot foto terbaik serta banyak merchandise dan doorprize menarik.
“Kemasan #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta ini tetap menyegarkan. Nuansa klasik dan filosofi besar Candi Borobudur bersanding dengan energi kekinian. Nantinya juga ada talkshow yang melibatkan influencer,” ujar Hiramsyah.
Namun jika kurang puas dengan pengalaman di #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta, tak ada salahnya mengunjungi Borobudur langsung. Akesibilitas menuju ke sana bagus, amenitas yang ditawarkan juga luar biasa.
Kehadiran program #PesonaBorobudurDiCarFreeDayJakarta ini juga disambut antusias Menteri Pariwisata, Arief Yahya.
“Candi Borobudur adalah destinasi terbaik. Dunia sudah mengakuinya. Ada banyak experience terbaik yang dimiliki Borobudur. Dan, kini kesempatan langka itu ada di CFD Jakarta. Silahkan menikmati ragam keseruannya di sana. Enjoy Jakarta,” tuturnya.
Berita Terkait
-
HUT TNI 5 Oktober, CFD Jakarta Tetap Digelar
-
CFD Tetap Asyik! HUT TNI ke-80 Jamin Tak Ganggu Car Free Day Jakarta, Ini Rutenya
-
'Jenderal Rock & Roll', Momen Kapolri Sigit Guncang Bundaran HI di CFD Jakarta
-
Ada Perdana Menteri China ke Indonesia, CFD Jakarta Ditiadakan
-
Penampakan Replika Paus dan Ular Raksasa dari Sampah Keliling Car Free Day
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda