Suara.com - Iklan kosmetik yang menyesatkan membuat resah masyarakat. Meski harga murah, produk kosmetik tersebut sering kali tak memberikan hasil seperti apa yang diiklankan.
Nah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di akun instagram resminya @Bpom_RI memberikan beberapa tips untuk mengenali iklan kosmetik yang menyesatkan. Apa saja?
Klaim yang tidak diizinkan pada kosmetik:
Sediaan rambut
1. Menghilangkan ketombe secara permanen
2. Memperbaiki sel-sel rambut
3. Mencegah kerontokan rambut
Depilatori
1. Menghentikan/memperlambat/mencegah pertumbuhan rambut
Sediaan untuk perawatan dan rias kuku
1. Merangsang pertumbuhan kuku melalui nutrisi
Baca Juga: TransJakarta Siapkan Bus Khusus untuk Konvoi Perayaan Kemenangan Persija
Perawatan kulit
1. Mencegah, mengurangi atau mengembalikan perubahan fisiologi dan kondisi degenerasi yang disebabkan faktor usia
2. Menghilangkan bekas luka
3. Menimbulkan efek kebas/mati rasa
4. Mengobati jerawat
5. Mengobati selulit
Berita Terkait
-
Pubertas Dini Meningkat, Waspadai Make Up dengan Kandungan Ini Saat Hamil
-
Pekan Depan, Polisi Periksa 6 Artis yang Di-endorse Kosmetik Ilegal
-
Pabrik Ribuan Kosmetik Diduga Ilegal Terbongkar di Sulsel
-
Obat Hipertensi Ditarik dari Peredaran, Ini Respons Produsen
-
BPOM Tarik 3 Jenis Obat Hipertensi dari Peredaran, Ini Daftarnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan