Suara.com - Moisturizer atau pelembab sangat diperlukan bagi kulit wajah. Tak peduli, apa pun jenis kulit Anda. Entah itu berminyak, normal, sensitif, kering, atau memasuki masa penuaan.
Dikatakan oleh Skin Expert ternama, dr. Atika Damayanti diacara Creme de la Corine, Selasa (18/12/2018), pada dasarnya pelembab berfungsi untuk mempertahankan kelembaban kulit sepanjang hari.
Dengan adanya perkembangan teknologi di industri kecantikan, jenis pelembab pun semakin meluas fungsinya.
Berikut beberapa manfaat moisturizer sebagai solusi dalam mengatasi masalah kulit berdasarkan jenis kulit.
Kulit kering
Ini adalah jenis kulit yang sangat membutuhkan peran pelembab. Khususnya pelembab dengan bahan-bahan yang dapat mengembalikan kulit yang hilang karena faktor dari dalam dan luar tubuh.
Biasanya memiliki tekstur cream atau oil, namun demikian tidak akan membuat kulit terlihat berminyak. Ekstra bahan pelembab yang terkandung di dalamnya berguna untuk memberi kelembaban lebih pada kulit wajah sehingga terasa kenyal.
Kulit berminyak
Banyak perempuan bingung dengan jenis kulit yang satu ini. Pertanyaan mendasar yang serig muncul adalah apakah jenis kulit berminyak juga membutuhkan pelembab wajah? Jawabannya adalah yes!
Baca Juga: Blak-blakan Vanessa Angel Pergoki Dwi Andhika Bawa Kondom dan Pelumas
Meskipun memiliki jenis kulit berminyak, tetapi kulit wajah tetap membutuhkan nustrisi yang didapat dari pelembab atau moisturizer tersebut. Non-comedogenic adalah jenis pelembab yang cocok digunakan untuk jenis kulit wajah ini, karena non-comedogenic memiliki formulasi yang bebas minyak, tidak menyumbat pori-pori, dan meminimalisir timbulnya jerawat dan komedo, serta mudah diserap karena berbahan dasar air.
Kulit sensitif
Kulit sensitive ditandai dengan kulit yang mudah kemerahan dan iritasi. Carilah pelembab berfomula lembut, bebas bahan kimia, wewangian, serta pewarna. Singkatnya, baca kandungan di balik kemasan yang tercantum pada produk.
Jika kandungan kimia semakin banyak, maka semakin besar pula peluang yang membuat kulit menjadi iritasi. Selain itu sangat dianjurkan untuk mencoba produk yang bersifat Hypoallergenic.
Kulit menua
Pada usia di atas 30-an kondisi kulit sudah mulai menurun. Masalah yang sering terjadi adalah kekeringan kulit karena produksi kelenjar minyak di dalam kulit mulai melambat. Kondisi tersebut ditandai dengan mulai muncul garis halus dan flek hitam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Harga Rp1 Jutaan, Hemat dan Praktis untuk Harian
-
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
-
Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab
-
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
-
Blush On Apa yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 5 Rekomendasi yang Paling Pas
-
Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut
-
Gimana Biar Pori-Pori Wajah Mengecil? Ini 5 Langkah Skincare yang Perlu Dilakukan
-
Apakah BPJS Mandiri Bisa Beralih ke BPJS PBI? Ini Panduan Lengkapnya
-
Cara Cek Desil Bansos 2026 via Web BPS, Kemensos, dan Aplikasi Cek Bansos
-
Kenapa Pakai Bedak Jadi Abu Abu? Ini 6 Pilihan Bedak Full Coverage Terbaik