Suara.com - Michelle Obama beberapa waktu lalu diketahui sedang jalani tur AS untuk promosi buku dirinya yang berjudul "Becoming". Dalam buku itu, Michelle menulis secara terbuka dan jujur tentang segala hal mulai dari perjuangan hidupnya, kehamilannya, menghadiri sebuah konseling pernikahan hingga momen romantis ketika bertemu Barack Obama.
Mantan Ibu Negara Ameria Serikat ini memang patut menjadi panutan oleh perempuan di dunia. Bahkan ketika Barack Obama tidak lagi menjabat presiden AS, popularitas Michelle Obama tak pernah meredup.
Bicara soal bukunya yang dirilis pada 13 November kemarin, banyak kisah dan kata-kata inspiratif yang dijadikan prinsip hidup. Berikut 5 quote terbaik dalam buku "Becoming" by Michelle Obama. Simak, ya.
"There are simply other ways of being"
"Selalu ada cara dan selalu ada jalan keluar"
Sesungguhnya selalu ada jalan keluar dari setiap permasalahan asalkan kita berusaha.
''Your story is what you have, what you will always have. It is something to own''
"Kisahmu itu sepenuhnya punya kamu, dan akan selalu menjadi milikmu. Itulah sesuatu "yang penting" untuk dimiliki"
Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Bagaimanapun masa lalu Anda, banggalah, jangan pernah menyesali, itu adalah pengalaman yang hebat untuk Anda kenang.
Baca Juga: Hat-Trick Bale Bawa Real Madrid ke Final Piala Dunia Antarklub
“There’s still a lot I don’t know about America, about life, about what the future might bring. But I do know myself.”
"Banyak yang tidak saya tahu tentang Amerika, tentang kehidupan, tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan. Tapi saya tahu diri saya sendiri"
Michelle Obama mengakui jika dirinya memiliki banyak kekurangan. Kehidupan menurutnya adalah misteri. Tak ada manusia yang tahu masa depan kehidupannya hingga masa depan suatu negara. Namun pesan yang terbersit adalah Anda wajib mengenali diri sendiri.
''Even if we didn’t end up winning, we were making progress that mattered''
"Kalau kita tidak menang, yang penting membuat kemajuan itulah intinya,"
Proses untuk maju dan bergerak itu lebih penting dari sekedar teori dan angka yang menunjukkan peringkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan