Suara.com - Anda yang punya adrenalin tinggi dan merasa bungee jumping saja tak cukup, coba datang ke Nevis Catapult alias katapel manusia yang ada di Selandia Baru.
Wahana ekstrem ini disebut akan membuatmu meluncur dengan kecepatan sekitar 100 km/jam, Wow!
Nevis Catapult dibuat di antara Lembah Nevis. Wahana pemacu adrenalin yang satu ini bahkan dijuluki sebagai katapel raksasa di dunia dan terus ramai dikunjungi wisatawan.
Dalam video yang banyak beredar di Youtube, Anda akan dilontarkan dari salah satu puncak bukit ke bukit lainnya, Anda juga akan melintasi lembah yang menakutkan.
Kenapa disebut ketapel, karena wahana ini memang layaknya main ketapel, setelah menggunakan alat-alat dan tali keselamatan, wisatawan akan ditarik ke belakang sebelum dilontarkan dan dihempas menyeberangi lembah.
Anda akan melintasi sekitar 150 meter jauhnya menuju bukit pemberhentian.
Meski begitu, layaknya wahana ekstrem lain, naik Nevis Catapult ini tentu sangat ketat dan biayanya cukup mahal. Anda diwajibkan membayar sekitar 172 dolar Amerika atau sekira Rp 2,5 juta serta memenuhi syarat ketentuan dan kesehatan.
Beberapa syarat tersebut di antaranya adalah berusia lebih dari 13 tahun dan berat badan tidak lebih dari 127 kg.
Anda tertarik mencoba katapel manusia yang satu ini?
Baca Juga: Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun
Sumber: Guideku
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam