3. Teritori yang Tak Terjamah
NASA akan memulai pembangunan Lunar Space Station-nya pada 2019 (peluncurannya pada 2022) dan kita akan terus melihat investasi yang cukup besar di luar angkasa.
Pada 2019 dan seterusnya, manusia akan terus mendorong batas ekstrem dengan kemajuan teknologi ruang angkasa. Prospek pariwisata ruang angkasa tidak akan tampak seperti lompatan raksasa lagi.
Perusahaan travel dan barang konsumen akan berinvestasi dalam berbagai tes di bumi untuk mempersiapkan masa depan di ruang angkasa dan memenuhi selera konsumen untuk menantang perbatasan baru.
Empat dari sepuluh wisatawan (40%) mengakui bahwa mereka senang dengan prospek perjalanan ruang angkasa di masa depan, dan terbuka untuk mempertimbangkan pengalaman itu sendiri (38%).
Hingga perjalanan ruang angkasa ini menjadi kenyataan, mentalitas berani ini juga berarti menunjukan peningkatan keinginan orang untuk menjelajah wilayah-wilayah yang belum terjamah di bumi.
Yang paling menarik adalah terra firma, di mana enam dari sepuluh (60%) wisatawan ingin mencoba menginap di bawah laut. Berbagai tipe hotel dan rumah liburan yang terkesan mustahil untuk ditinggali akan bermunculan di 2019 dan merealisasikan imajinasi kita di depan mata.
4. Lebih Dekat dan Personal
Pada 2019 akan melihat perkembangan pesat dalam konsumsi informasi perjalanan. Panduan perjalanan yang umum dan komprehensif akan diganti dengan konten yang semakin pendek, relevan, dan personal, yang dapat diintegrasikan dengan rapi di feed wisatawan.
Sepertiga dari wisatawan (34%) menginginkan seseorang atau sesuatu untuk membuat rekomendasi perjalanan untuk mereka, dan sekitar dua perlima (41%) ingin teknologi seperti AI untuk membuat saran perjalanan berdasarkan pengalaman sebelumnya. Bahkan, lebih dari setengah (52%) akan senang kalau ada inovasi teknologi seperti pemandu wisata digital.
Karena rekomendasi yang personal dan individual semakin penting, mereka berharap para produsen konten perjalanan besar dan profesional untuk menyediakannya dengan teknologi AI di sepanjang 2019, supaya mereka bisa memanfaatkannya di saat mereka membutuhkan.
Baca Juga: Suka Pamer Soal Traveling, Ternyata Begini Dampaknya!
5. Bepergian Dengan Hati Nurani
Dengan adanya peningkatan minat global dalam isu-isu sosial seperti hak asasi manusia, kesetaraan dan kondisi kerja, 2019 adalah tahun di mana akan banyak ditemukan wisatawan yang sadar akan nilai sosial.
Mereka mempertimbangkan isu-isu sosial, politik dan lingkungan di destinasi potensial sebelum mengambil keputusan.
Saat ini hampir separuh (49%) wisatawan merasa masalah sosial di destinasi sangat penting ketika memilih sebuah destinasi. Lebih dari setengah (58%) memilih untuk tidak pergi ke suatu destinasi jika mereka merasa dampaknya akan negatif terhadap orang-orang yang tinggal di sana.
Dan karena wisatawan kini semakin mencari pengalaman baru dan otentik, mereka juga ingin memastikan bahwa mereka dapat bepergian dengan aman, tanpa mengalami diskriminasi jenis kelamin, etnis, atau orientasi seksual. Sebagai contoh banyak destinasi dan organisasi juga akan semakin meningkatkan dukungan bagi wanita yang bepergian sendirian.
Data Booking.com mengungkapkan bahwa hampir satu dari lima (19%) wisatawan berencana melakukan perjalanan untuk menghadiri Festival Pride pada tahun 2019, kebanyakan adalah penjelajah muda, dengan hampir sepertiganya (30%) berusia 18 hingga 34 tahun.
6. Plastik Sangat Tidak Fantastik
Masalah plastik sekali pakai akan terus menjadi topik hangat, tetapi pada 2019, kepedulian lingkungan akan berubah menjadi tindakan yang lebih besar.
Generasi milenial dan Gen Z mencari pengalaman yang berkelanjutan di tempat tujuan mereka, sementara penyedia akomodasi akan mencari cara untuk mengurangi penggunaan plastik dan meningkatkan kredensialnya dalam praktik berkelanjutan.
Sebagian besar wisatawan global (86%) mengatakan bahwa mereka bersedia meluangkan waktu untuk kegiatan yang mengimbangi dampak lingkungan dari kunjungan mereka, dengan lebih dari sepertiganya (37%) bersedia membersihkan sampah dan plastik dari pantai atau atraksi wisata lain.
Menurut hasil penelitian yang lebih dalam soal praktik berkelanjutan, yang didorong oleh keinginan wisatawan untuk bepergian dengan hati nurani, investasi dalam memulai usaha yang berkelanjutan akan dianggap semakin penting.
Kita akan melihat banyak start-up dan perusahaan yang berkomitmen pada masa depan planet yang lebih baik, dengan teknologi yang menarik sebagai inti dari solusi mereka.
7. Kurasi Pengalaman
Perjalanan dengan pengalaman adalah salah satu tren perjalanan utama 2018, tetapi 2019 akan membawanya lebih jauh lagi. Dalam refleksi perjalanan, 'melakukan' akan sama atau lebih besar bobotnya dengan 'pergi'.
Untuk hampir dua pertiga dari wisatawan (60%), pengalaman sekarang dihargai lebih tinggi daripada harta benda, sehingga wisatawan akan memilih pengalaman otentik, mulai dari makan, tidur, belanja, hingga menonton pertandingan olahraga favorit.
Mereka menekankan pada pentingnya menciptakan momen yang memberi kebahagiaan dan kenyamanan yang tak terlupakan bahkan setelah pulang.
Ketika kita terus tenggelam dalam kesibukan, pengalaman akan membantu meringankan beban kehidupan yang penuh tekanan. Pada 2019, dua perlima wisatawan (42%) berencana mengunjungi destinasi yang membuat mereka merasa seperti anak kecil lagi.
Kita akan melihat properti yang ingin menambahkan lebih banyak sentuhan anak kecil dan lucu seperti kolam bola atau kastil goyang untuk orang dewasa, untuk melayani tamu milenial dan Gen Z, yang merupakan kelompok terbesar yang melakukan perjalanan untuk merayakan momen kecilnya kembali.
8. Memaksimalkan Perjalanan Mikro
Lebih dari setengah wisatawan global (53%) berencana untuk melakukan lebih banyak perjalanan saat akhir pekan. Akan ada lebih banyak perjalanan yang terukur, atau perjalanan dengan itinerary padat dalam jangka waktu yang lebih singkat.
Mereka percaya bahwa pengalaman yang berkesan tidak selalu harus dilakukan di tempat yang luar biasa, atau dalam jangka waktu yang lama.
Dengan inovasi yang berkelanjutan dalam dunia transportasi, terlihat dari semakin banyaknya rute penerbangan dengan harga semakin terjangkau, penyewaan mobil on-demand yang mudah diakses, serta informasi transportasi real-time yang praktis. Ini artinya perjalanan mikro menjadi lebih bervariasi dan disesuaikan sehingga lebih pendek, lebih personal, dan bermanfaat.
Kondisi inilah yang diprediksi akan terjadi lonjakan keinginan untuk tinggal di jenis akomodasi yang unik dan luar biasa, yang bisa membuat perjalanan jadi tak terlupakan, bahkan perjalanan yang pendek sekalipun.
“2019 akan menjadi tahun yang menarik untuk bepergian. Dengan kemajuan teknologi, dunia yang semakin terkoneksi dan selera konsumen yang terus berkembang untuk mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik, kita siap untuk melihat perkembangan inovasi, pergi ke destinasi yang belum dijelajahi," terang Pepijn Rijvers, Chief Marketing Officer di Booking.com tentang delapan prediksi travel 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Bolehkan Tempat Tidur Bersebelahan dengan Kamar Mandi? Ini Fakta Menurut Kesehatan hingga Feng Shui
-
Harga Lipstik Viva Queen Perfect Matte Berapa? Ini Keunggulan dan Review Penggunanya
-
Hijrah Finansial Ivan Gunawan: Rela Tutup 11 Kartu Kredit demi Ketenangan Hati
-
Kenapa Pensil Alis Viva Mahal Padahal Produk Viva Lain Murah? Ini Rahasia di Baliknya
-
5 Parfum Lokal untuk Wanita Paling Laris di Shopee, Wangi Mewah Harga Pelajar
-
Kulit Warm Undertone Cocok Pakai Lipstik Warna Apa? Coba 7 Shade yang Lagi Tren
-
Parfum Mykonos Tahan Berapa Jam? Simak Dulu Hasil Review Sebelum Blind Buy
-
Apa Beda Cushion Somethinc Hooman dan Copy Paste? Simak Perbandingan dan Review Pengguna
-
7 Dosa Amerika Serikat Sampai Dicap Piala Dunia Terburuk, Donald Trump Ikut Emosi
-
9 Aturan Feng Shui Kamar Agar Rezeki dan Tidur Lebih Nyenyak