Suara.com - Ayam Taliwang merupakan salah satu menu khas Lombok, Nusa Tenggara Barat yang sangat terkenal. Citarasanya yang pedas gurih, sangat cocok disantap dengan nasi hangat kala perut sedang lapar.
Di Jakarta, salah satu restoran yang menyajikan menu Ayam Taliwang adalah restoran D'Kafe yang terletak di Hotel Mercure Cikini Jakarta.
Ayam Taliwang di D'Kafe disajikan dengan nasi bakar ikan asin serta sambal terasi. "Karena sajian nasi putih sudah biasa, saya coba kreasikan dan kombinasikan Ayam Taliwang dengan nasi bakar," kata Chef Executive Hotel Mercure Cikini, Erwan Setiawan kepada Suara.com, Rabu, (2/1/2019).
Karena rasanya yang kuat, maka Ayam Taliwang harus dimasak menggunakan rempah-rempah yang banyak.
Kombinasi rasa pedas dan gurih dari Ayam Taliwang didapatkan dari campuran bumbu merah, kencur, daun jeruk, dan terasi.
Tapi sebelum ayam diungkep, Chef Erwan biasa membakar bulat-bulat si ayam yang baru dicuci bersih. "Ayam cuci bersih, lalu dibakar sebentar sebelum di marinade hanya untuk mencari flavor," katanya.
Setelah itu, ayam baru diungkep dengan bumbu yang sudah dibuat selama kurang lebih 20 menit.
Kalau sudah begitu, bumbu akan meresap dan ayam tinggal dibakar atau dioven. "Bisa dengan dua cara yaitu manual atau dibakar biasa dan dengan dioven 165 derajat selamat 20 menit."
Kalau tak mau repot, kamu tinggal datang ke Restoran D'Kafe dan pesan menu Ayam Taliwang. Satu porsi Ayam Taliwang di Hotel Mercure Cikini hanya dipatok dengan harga Rp 85 ribu termasuk ice lemontea. Murah ya? Promo ini hanya berlaku pada Januari sampai Februari 2019 saja.
Baca Juga: Terima Kunjungan Bobotoh, Ma'ruf Amin: Dukung Persib Bandung Lah!
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi