Ilustrasi pesawat terbang. (Shutterstock)

Suara.com - Pasangan suami istri (pasutri) beserta bayinya diusir dari penerbangan American Airlines pada akhir Januari silam. Keluarga itu dilaporkan diusir karena penumpang lain mengeluhkan bau badan mereka. 

Diberitakan Mirror, Yossi Adler dan Jennie, istrinya, mengatakan bahwa staf di Bandara Internasional Miami mengusir mereka dan bayi perempuannya yang masih berusia 19 bulan karena alasan bau badan mereka yang tidak enak.

Mr Adler, seorang konsultan bisnis berusia 36 tahun, bersikeras bahwa mereka tidak berbau dan mengklaim keluarganya diusir karena alasan lain.

Sebenarnya keluarga itu bersiap untuk terbang dari Miami ke rumah mereka di Detroit pada hari Rabu (23/01), saat insiden itu terjadi. Namun, rencana gagal ketika penumpang mengeluhkan perihal bau badan.

"Tiba-tiba, begitu mereka melepas kami, mereka menutup pintu dan kemudian berkata, "Maaf Pak, beberapa orang mengeluh Anda memiliki bau badan dan kami tidak membiarkan Anda kembali'," jelas Adler kepada WPLG Local 10 News.

Istrinya mengaku bahwa mereka sangat bingung tentang semuanya, mereka menghentikan orang-orang di bandara untuk mencari tahu apakah mereka benar-benar mencium bau yang tidak enak.

Setelah diusir dari pesawat, mereka diberi tahu bahwa barang bawaan mereka akan dikembalikan, tetapi itu tidak terjadi dan mereka dibiarkan hanya dengan pakaian yang ada di ransel.

Semua yang dibutuhkan untuk merawat anak mereka, termasuk kursi mobil dan kereta dorong, ditinggalkan di pesawat.

"Adler dan istrinya dikeluarkan dari pesawat ketika beberapa penumpang mengeluh tentang bau badan mereka. Mereka telah dipesankan kamar hotel untuk malam ini dan diberi kupon makan. Penerbangan mereka telah diatur ulang pada hari Kamis," jelas American Airlines dalam sebuah pernyataan.

Meskipun demikian, Adler bersikeras menuduh maskapai tersebut mengusir mereka karena alasan sensitif lain. (HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)