Suara.com - Rasanya tidak ada yang mau punya atasan menyebalkan. Meski begitu, para karyawan biasanya tak punya pilihan selain menurut.
Tapi, lain halnya dengan para karyawan restoran cepat saji Sonic yang berada di Amerika Serikat ini.
BACA JUGA:
VIDEO: Penyelamatan Nelayan yang Seminggu Terombang-ambing di Laut
Bukti Toleransi, Aksi Warga Islam di Bali Jelang Nyepi Bikin Hati Adem
Ngeri, Begini Nasib Gadis yang Minum 10 Cangkir Kopi Sehari
Bukan hanya di satu atau dua karyawan, seluruh karyawan dari ketiga cabang Sonic rupanya kompak memilih untuk keluar alih-alih tetap bekerja di sana.
Bahkan, tak hanya memboikot pekerjaan mereka, para karyawan ini juga meninggalkan pesan untuk menjelaskan alasan mereka kepada para pelanggan.
Seperti dilansir dari Boredpanda, usut punya usut restoran burger ini baru saja mendapat manajer baru.
Baca Juga: 7 Penjual Makanan dan Minuman Mirip Artis, dari Syahrini sampai Ahmad Dhani
Berbeda dengan manajer sebelumnya, manajer baru ini dikatakan kerap bertindak sewenang-wenang dan bahkan mengurangi gaji mereka menjadi 4 USD atau 56 ribu rupiah saja per jamnya.
Sementara, surat bernada kecewa yang ditempel di kaca restoran oleh karyawan Sonic sudah diunggah oleh akun twitter @_ericblanc dan lekas menjadi viral.
Surat itu sendiri berbunyi, ''Karena manajemen yang buruk, seluruh karyawan sudah keluar. Perusahaan ini sudah dijual ke orang yang tidak peduli pada orang lain kecuali diri mereka sendiri.''
''Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, tapi tim kami menolak untuk bekerja pada perusahaan yang memperlakukan karyawan mereka seperti sampah. Kami sudah terlalu lama bekerja keras. Sekarang, kami akan melangkah ke hal-hal yang lebih baik.''
Permintaan maaf pada pelanggan sekaligus surat kekecewaan itu tentunya menarik perhatian banyak orang.
Banyak warganet yang ikut kecewa dengan gerai restoran cepat saji tersebut, dan bahkan mengolok-olok lamaran pekerjaan yang diunggah Sonic untuk mencari pekerjaan baru.
Berita Terkait
-
Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah
-
Buntut Viral Video Viola Putri, DPR Cium Dugaan Sindikat di Kasus Curanmor Bekasi
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'
-
Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS