Suara.com - Sebut Media Sosial Berefek Penyakit Mental, Remaja Ini Berjuang Sembuh.
Anoreksia adalah salah satu penyakit mental paling mematikan. Ini adalah penyakit yang bisa berdampak buruk seumur hidup dan dalam banyak kasus terbukti fatal.
Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi lonjakan mengenai gangguan makan dan pengaruh merusak media sosial pada banyak orang. Berbagai konten mengganggu yang mempromosikan dan mendorong perilaku berbahaya dapat ditemukan di seluruh internet, dan platform media sosial tertentu.
Emily Beaumont, remaja berusia 17 tahun, tahu seberapa merusak konten ini. Dia telah menghabiskan sebagian besar masa remajanya berjuang melawan anoreksia dan melukai diri sendiri.
Dia bahkan berulang kali dirawat di rumah sakit, dan kadang-kadang, takut akan hidupnya. Dia sangat ingin perubahan kebijakan media sosial dibuat untuk mencegah remaja lainnya tersandung konten online berbahaya.
"Gangguan makan saya dimulai ketika saya berusia sekitar 13 tahun. Ini dimulai dengan hanya mencoba makan lebih sehat dan berolahraga sedikit karena saya merasa gemuk - meskipun sebenarnya saya tidak gemuk," kata Emily kepada Metro.co.uk.
Kemudian, Emily mulai menimbang dirinya dan melihat angka di timbangan menurun, dia mulai bangga pada dirinya sendiri karena merasa sudah mencapai sesuatu.
"Berat badan saya terus turun dan saya makan lebih sedikit setiap hari. Orang tua saya berpikir saya tidak sehat sampai kita pergi ke dokter dan akhirnya saya mengaku saya sengaja melakukannya," kisah dia.
Berat badannya bahkan terus turun hingga saat ini, dan dia kembali dibawa ke rumah sakit untuk makan kembali. Pada 2015, Emily didiagnosis menderita anoreksia.
Baca Juga: Terungkap, Musisi Mancanegara yang Bakal Duet dengan Ayu Ting Ting
"Berat badan saya mulai bertambah, tetapi saya melihat antara anoreksia dan melukai diri sendiri. Saya mengalami banyak rawat inap untuk melukai diri sendiri. Saya sampai pada tahap di mana saya harus berbaring di tempat tidur untuk menghemat energi karena saya merasa semua tubuh saya bahkan tidak bisa berfungsi," kata dia lagi.
Emily mengatakan bahwa kondisinya diperburuk oleh apa yang dilihatnya secara online. Dia mengatakan postingan di Instagram menyebabkan kegelisahannya melonjak dan memberinya sesuatu yang dia butuhkan untuk menjadi lebih sakit.
"Instagram sulit bagi orang-orang yang memiliki gangguan makan karena kita bisa sangat kompetitif. Jika seseorang dengan anoreksia melihat, misalnya, orang lain yang mereka anggap 'lebih sakit' daripada mereka, mereka akan melakukan semua yang mereka bisa untuk mengalahkannya. Mengerikan sekali," ujar dia.
"Saya pernah berada di posisi itu dan saya membencinya, tetapi tidak ada yang dapat Anda lakukan karena suara di kepala Anda yang memberi tahu Anda semua hal-hal negatif ini dan Anda memercayainya," ujarnya.
Emily mengungkap bahwa Instagram penuh dengan akun dan tagar gangguan makan. Misalnya, jika Anda mencari makanan sehat atau yang serupa, di suatu tempat pada halaman tersebut akan ada tagar anoreksia atau gangguan makan lainnya.
Instagram mengatakan mereka bekerja keras untuk melindungi pengguna dan menghapus konten semacam ini segera setelah mereka diberitahu tentang hal tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
-
Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu