Suara.com - Teh memang jadi minuman favorit banyak orang, dan seringkali menjadi pilihan minuman untuk berbagai kesempatan, termasuk saat puasa Ramadan seperti saat ini dimana banyak disajikan saat sahur dan buka puasa.
Banyak orang memilih minum teh manis hangat saat sahur untuk menambah tenaga. Sedangkan teh manis dingin lebih dipilih untuk buka puasa karena lebih segar dan lebih mampu mengusir dahaga.
Namun tahukah Anda, dalam penyajian teh ini seringkali terjadi kekeliruan, sehingga tubuh tidak mendapatkan manfaat teh yang seharusnya bagi kesehatan. Memangnya, seperti apa aturan penyajian teh yang benar untuk sahur dan berbuka puasa?
Pakar nutrisi dr. Grace Judio-Kahl mengatakan bahwa ada dua manfaat yang bisa diperoleh dari minum teh saat berpuasa. Pertama dari teh itu sendiri dan yang kedua dari airnya. Airnya, sambung dia, untuk mengatasi dehidrasi dan tehnya memberikan aroma yang menyehatkan.
Lebih lanjut Grace Judio-Kahl mengatakan bahwa untuk sahur dan berbuka puasa, penyajian teh tentu berbeda, sebab kondisi tubuh juga berbeda.
“Kalau ada yang bilang minum teh saat sahur bikin cepat lapar, itu mitos. Masalahnya bukan dari teh, tetapi dari perutnya yang kosong karena mungkin tidak makan apa-apa atau salah komposisi asupan makanan,” ungkapnya kepada Suara.com belum lama ini di kawasan Tangerang.
Ia menyarankan minum teh saat sahur sebaiknya tidak pakai gula dan tidak dalam keadaan dingin atau pakai es.
“Untuk sahur, sebaiknya minum teh tidak pakai gula, sebab membuat kadar gula dalam darah meningkat. Alangkah baiknya dicampur dengan susu, atau yang kita kenal dengan milk tea. Teh susu cocok untuk sahur karena bisa tahan untuk setengah hari, karena krim di susu itu mengandung lemak. Selain itu ada proteinnya juga yang mengenyangkan,” jelasnya.
Baca Juga: Meski Segar Maksimal, Ini Dampak Buruk Es Teh Jika Dikonsumsi Berlebihan
Untuk berbuka puasa, Grace Judio-Kahl menyebut bahwa tubuh butuh tambahan energi, karena perut kosong selama seharian. Oleh karena itu penyajian teh boleh ditambahkan gula.
“Pada jam-jam terakhir puasa terjadi hipoglikemia atau kadar gula dalam darah menurun. Sehingga tubuh mengambil cadangan gula dari lemak, jadi lemak di tubuh berkurang. Sehingga saat berbuka boleh minum teh ditambahkan dengan gula,” sambungnya.
Selain itu, biasanya saat berbuka puasa, beberapa orang tidak bisa langsung makan besar. Jadi, kata Grace Judio-Kahl, secangkir teh ditambahkan gula cukup membantu meningkatkan kadar gula dalam darah dan tahan di tubuh.
“Jadi dengan minum teh manis saja saat berbuka puasa sudah cukup untuk tahan sampai satu jam ketika harus menunda makan besar,” paparnya tentang aturan minum teh saat sahur dan buka puasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
-
Meniatkan Kurban Satu Ekor Kambing untuk Satu Keluarga, Bolehkah?
-
Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya
-
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Seberapa Penting Asuransi Perjalanan di Era Serba Mobile? Ini Penjelasannya