Suara.com - Siapa tak kenal cokelat wafer KitKat? Bagi penggemar cokelat, KitKat merupakan salah satu merek yang sudah lama menjadi favorit.
Di Indonesia sendiri, rasa KitKat memang tak terlalu bervariasi. Beberapa rasa yang dapat kita temukan di antaranya adalah green tea dan strawberry.
Namun, lain halnya dengan di Singapura. Belum lama ini, KitKat Singapura diketahui melakukan inovasi rasa yang cukup unik.
Lewat akun @MothershipSG di Twitter, diketahui jika dua varian rasa baru KitKat itu adalah KitKat rasa honey cornflakes dan KitKat onde-onde. Hal ini tentu menarik atensi warganet Indonesia karena onde-onde merupakan salah satu jajanan pasar Indonesia.
Tapi, bukannya memberikan apresiasi, warganet Indonesia malah tampak bingung sekaligus memprotes KitKat onde-onde buatan Singapura ini.
"Yang ijo bukannya klepon ya? Onde2 kan coklat," begitu tulis seorang warganet.
Ya, bukannya berwarna cokelat terang seperti onde-onde di Indonesia, KitKat onde-onde itu malah memiliki warna hijau.
Terlihat pula ada taburan kelapa parut yang menghiasi, serta gambar jajanan klepon di bungkusnya.
Hal inilah yang memicu protes warganet, karena onde-onde di Indonesia identik dengan jajanan dari tepung beras yang digoreng dan ditaburi wijen.
Baca Juga: Makin Ekspresif, Hershey's Siap Rilis Cokelat Edisi Emoji
"That is klepon mbaaaknyaa... Onde2 is another traditional cake and its different..."
"Honey, that's klepon. Get some senses"
"Mungkin ini yg disebut onde-onde lumut," tulis warganet.
Meski begitu, sebelum kamu ikut protes, ketahuilah bahwa istilah onde-onde di Singapura dan Indonesia ternyata memang merujuk ke jenis jajanan yang berbeda.
Seperti kita tahu, onde-onde di Indonesia memang identik dengan jajanan bertabur wijen yang terbuat dari tepung beras atau ketan. Onde-onde Indonesia juga diisi bubuk kacang hijau dan digoreng.
Di sisi lain, Singapura dan Malaysia punya onde-onde yang berbeda. Bagi mereka, onde-onde memiliki warna hijau, diisi gula jawa, dan diberi parutan kelapa.
Berita Terkait
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Enggan Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'
-
Cara Cek Bansos Cair Bulan Ini untuk PKH dan BPNT, Ini Panduannya
-
5 Zodiak Paling Beruntung pada 17 April 2026, Saatnya Memulai Babak Baru
-
7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam