- Rupiah babak belur, dolar Singapura sempat sentuh rekor Rp14.000 pada Jumat pagi.
- Sepanjang tahun 2026, mata uang Singapura tercatat menguat 7,34% atas rupiah.
- Rupiah kian tertekan, dolar AS ikut menguat 0,11% ke level Rp17.864 jelang siang.
Suara.com - Nilai tukar rupiah kian tak bertenaga menghadapi gempuran mata uang global. Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), mata uang Garuda dibuat babak belur, tidak hanya oleh dolar Amerika Serikat (AS), tetapi juga oleh keperkasaan dolar Singapura (SGD) yang sempat menembus level psikologis baru.
Berdasarkan data Tradingview, keperkasaan dolar Singapura sempat membawa mata uang Negeri Singa tersebut bertengger di level Rp14.000 per 1 SGD. Kendati demikian, menjelang siang, rupiah mencoba bangkit dan berhasil memangkas sedikit koreksinya ke level Rp13.982 pada pukul 09.51 WIB.
Fluktuasi tajam membayangi pergerakan hari ini. Dolar Singapura diperkirakan bergerak dinamis pada rentang Rp13.932 hingga Rp14.001 sepanjang perdagangan.
Melonjaknya nilai tukar SGD ini bukan fenomena sesaat. Jika ditarik garis sejak awal tahun, mata uang Singapura tercatat sudah menguat tajam sebesar 7,34% terhadap rupiah sepanjang tahun 2026 berjalan (year-to-date).
Derita rupiah tak berhenti di situ. Di saat yang sama, performa rupiah di hadapan dolar AS juga loyo. Data Bloomberg mencatat, greenback menguat 0,11% dan bertengger di level Rp17.864 pada pukul 09.55 WIB.
Padahal, rupiah sempat memberikan perlawanan sengit di awal pembukaan perdagangan dengan menekan dolar AS ke level Rp17.836,5—lebih kuat dibanding posisi penutupan Kamis (28/5/2026) yang berada di level Rp17.845.
Sayangnya, determinasi rupiah lumer di tengah jalan. Sepanjang hari ini, dolar AS diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp17.813 hingga Rp17.837. Secara akumulatif, rupiah tercatat sudah melemah 6,93% terhadap dolar AS sepanjang tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Anak Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Dicekek Terus! Nyaris Ulang Krisis 1998
-
Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI
-
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif Bagi Ekonomi Indonesia
-
Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit
-
Cara Mudah Beli Token Listrik Online, Praktis Pakai QRIS
-
IHSG Bergerak Dua Arah Cenderung Menguat Pagi Ini, Saham Prajogo Pangestu Melesat
-
Sinyal Damai AS - Iran Menguat, Harga Minyak Dunia Merosot
-
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2.774.000/Gram Jelang Akhir Pekan
-
Diduga Monopoli Ekosistem Digital, KPPU Panggil TikTok dan Tokopedia!
-
Sasar Perbankan hingga Sektor Publik, IDCloudHost Luncurkan Layanan Anti-DDoS Berbasis AI