Suara.com - Revalina S. Temat mantap berhijab sejak pertengahan 2017 lalu. Ia mengatakan keputusannya berhijab itu sudah sejak lama terbersit di hatinya sejak sering memainkan peran sebagai seorang perempuan berhijab baik di sinetron maupun layar lebar.
"Aku ditawarin peran pakai hijab, terus aku ngerasa pas syuting dan nggak syuting sudah biasa pakai hijab. Awal-awal memang lepas pasang karena gerah. Tapi di film ke sekian aku ngerasa nyaman. Terus kalau nggak lepas hijab, ya nggak papa. Awalnya aku kayak 'Oh, ternyata enak juga maksudnya dari segi pakaian dulu kali ya aku dikasi hidayahnya," ujar Revalina pada Suara.com, di The Harvest Jakarta, Kamis (24/5/2019).
Revalina mengaku bahwa selama dua tahun mantap berhijab, tantangan justru bukan karena gerah atau repot saat harus mengenakan hijab, namun bagaimana bisa istiqomah pada keputusannya ini.
"Ada sedihnya dan titik kecewa, tapi nggak bikin aku menyesal. Pengennya tetap istiqomah ke depannya. Istiqomahnya itu yang susah. Abis berhijrah mau apa. Gitu-gitu aja atau tambah pinter lagi. Semua itu pilihan. Menurut aku titik yang menantang itu istiqomah," imbuhnya.
Perempuan yang kini dikaruniai dua buah hati ini mengaku bahwa setelah berhijrah, banyak kemudahan yang ia rasakan. Bukannya berkurang, tawaran untuk bermain sinetron maupun film pun justru terus menghampiri.
"Aku niatin berhijab karena Allah. Jadi rejeki nggak akan kemana. Malah setelah berhijab aku langsung dapat syuting sinetron stripping. Setelah sekian lama nggak syuting sinetron malah dapet. Jadi memang bener-bener rejeki sudah diatur. Kita sebagai manusia harus berusaha sekaligus ikhtiar," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?