Lifestyle / Food & Travel
Kamis, 06 Juni 2019 | 18:00 WIB
Rendang, salah satu hidangan wajib saat Lebaran . (Shutterstock)

Suara.com - Santan, bahan dasar masakan yang diolah dari kelapa ini merupakan salah satu rahasia di balik kelezatan aneka kuliner Indonesia nan kaya dan lezat. Tak terkecuali varian kuliner Lebaran khas Sumatera.

Empat aneka kuliner berbahan dasar santan dari berbagai daerah di Sumatera tersebut, Suara.com himpun di sini. Apa saja?

Kuah labu di Aceh

Masyarakat Aceh menyebutnya kuah labu atau kuah kuning.

Kuliner lebaran berbahan dasar santan, labu air, potongan sayur, serta iga dan daging sapi ini memiliki cita rasa yang istimewa.

(Instagram Tan Farah)

Rasanya yang khas berasal dari perpaduan aneka rempah macam cabai, daun kari, kayu manis, kembang lawang, dan jahe.

Disajikan setiap perayaan hari besar islam macam Idul Fitri dan Idul Adha, kuah labu kerap disantap bertemankan potongan ketupat.

Gulai nangka iga sapi di Medan

Menggunakan potongan buah nangka muda, iga sapi dan santan sebagai varian bahan dasar utamanya, gulai nangka iga sapi khas Medan menjelma kuliner khas Lebaran yang paling dinanti di Kota Melayu Deli tersebut.

Baca Juga: Deva Mahenra Tak Siapkan THR Lebaran Buat Keluarga, Kenapa?

Kerap disajikan bersama aneka sayur macam kacang panjang maupun buncis, gulai nangka iga sapi diolah menggunakan aneka bumbu rempah macam kencur, terasi goreng, bawang, ketumbar dan merica.

Rendang di Padang

Resep Rendang Daging Khas Padang untuk Lebaran. (Youtube/@Eddy Siswanto)

Rendang, sajian khas Minangkabau nan paripurna ini tak sulit ditemukan di berbagai daerah di penjuru Indonesia. Bahkan sebab kelezatannya, rendang pernah didapuk sebagai makanan terlezat di dunia.

Namun jika ingin mencicipi kelezatan asli rendang nan magis dan istimewa, sambangilah langsung negeri asalnya di Tanah Minang. Salah satunya di ibu kota provinsi Sumatera Barat, Padang.

Dimasak dalam waktu yang cukup lama, sekitar 7 hingga 8 jam, rendang saat Lebaran kerap dipadankan bersama aneka kuliner lain macam gulai tauco maupun opor. Tentu kian istimewa, bertemankan lontong maupun ketupat.

Anam di Palembang

Load More