Suara.com - Cari Suasana Baru ke Luar Negeri, Ini Wisata Seru di Singapura Hingga Ipoh.
Tiket mahal liburan ke luar kota, mungkin Singapura, Penang dan Nepal bisa jadi alternatif habiskan liburan dengan suasana baru.
Berikut tempat wisata seru yang dirangkum Suara.com, 3 tempat ini tawarkan suasana beda lho.
Little India, Singapura
Multikultural di Singapura membuat negara ini memiliki tempat di hati wisatawan. Ada kota identik dengan suasana melayu, Arab, China hingga India. Kali ini Suara.com akan menelisik keunikan saat mengunjugi kawasan Little India, yang memadukan budaya dan tradisi kehidupan keseharian masyarakat etnis India di Singapura.
Sesuai namanya, saat Anda menyambangi Little India akan melihat 100 persen kekhasan India, bak berada di India. Mulai dari restoran makanan India, toko pernak-pernik India, kuil-kuil spiritualnya dan tentu saja semua penduduk di sana juga orang India Singapura.
Bangunan dan arsitektur khas India menjadi potret yang menarik untuk didokumentasikan. Anda bisa puas berselfie. Ini dikarenakan banyak bangunan warna-warni khas India, mural tokoh India hingga pernak-pernik khas India, seperti patung gajah yang dipajang di taman.
Lalu, tidak sah jika tidak menyantap makanan khas India. Gulai disajikan dengan nasi atau roti, paling banyak dinikmati oleh para wisatawan dan penduduk lokal yang mengunjungi Little India. Restoran India pun berjejer dengan konsep outdoor sehingga sambil makan tetap disajikan dengan pemandangan kawasan ikon India di Singaura ini.
Jadi, tidak perlu bingung mau ke mana saat mengunjungi Singapura, langsung buat list ke Little India. Mumpung tiket ke Singapura lagi murah nih.
Baca Juga: Lokawisata Kemit Forest, Padukan Alam dengan Wahana Permainan Edukatif
Ipoh, Malaysia
Kellie's Castle berada di Jalan Batu Gadjah, Ipoh, Malaysia, merupakan bangunan megah berarsitektur ala kerajaan Inggris yang memiliki cerita mistis.
Dianggap sebagai salah satu tempat paling angker di Ipoh, Malaysia, karena kastil ini menjadi tempat yang kerap disambangi oleh para pemburu hantu.
Pemilik kastil, Skotsman William Kellie Smith mengimpor 200 kuli asal India untuk membangun istana ini. Ia tertarik dengan keterampilan dan daya seni orang-orang India.
Pembangunan ini berawal dari permintaan istri William yakni Agnes.
Istana ini telah berumur lebih dari seabad, namun dari luar masih tampak berdiri kokoh.
Tiket masuk hanya 10 ringgit atau Rp 30 ribuan untuk turis dan 5 ringgit atau Rp 15 ribuan untuk warga negara Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub