Suara.com - Kehilangan anggota tubuh bukanlah sesuatu yang mudah untuk dihadapi dalam hidup. Namun, lain halnya dengan pria yang malah punya ide unik setelah menjalani amputasi ini.
Nick Griffiths, seorang anggota Angkatan Laut asal Inggris, dikisahkan harus menjalani amputasi setelah mengalami serangan beku saat mengikuti maraton tahun 2018 silam.
Saat itu, jari jempol kaki Nick tidak bisa diselamatkan dan harus diamputasi, seperti dilansir dari laman Insider.
Tetapi, segera setelah melakukan amputasi, Nick malah punya ide untuk mendonasikan jari kakinya ke bar di Downtown Hotel, Kanada.
Ini dikarenakan bar tersebut terkenal punya menu yang nyentrik, yaitu "sourtoe cocktail" atau cocktail yang dibuat dari jari kaki.
"Kami sudah menunggu jari kaki baru sejak lama jadi ini berita bagus! Jempol kaki adalah bagian yang paling menjijikkan dan populer di antara tamu," ujar Terry Lee, seorang Toe Master yang bertugas membuat cocktail nyeleneh tersebut.
Perlu diketahui, bar di Downtown Hotel ini lantas akan mencampurkan jari kaki manusia yang sudah menjalani mumifikasi dengan whiskey.
Proses mumifikasi itu sendiri akan berjalan kurang lebih 6 minggu dengan menggunakan garam. Sebelumnya, jari kaki yang dikirimkan juga harus disimpan dalam alkohol medis.
Dikatakan, Downtown Hotel sudah menyajikan Sourtoe cokctail sejak tahun 1973 dengan total 86.000 gelas.
Baca Juga: Fairmont Hadirkan Cocktail Racikan Mixologist Hotel Savoy London
Bagi para tamu, menjajal minuman Sourtoe cocktail ini sendiri adalah sebuah tantangan.
Untuk memenangkan tantangan ini, tamu harus menenggak minuman beralkohol yang ada sampai bibir mereka menyentuh jari kaki di dalamnya.
Tamu yang sukses kemudian akan mendapat sertifikat dari bar tersebut.
"Kamu bisa meminumnya cepat, kamu bisa meminumnya lambat, tapi bibirmu harus menyentuh jari kaki itu," tulis bar tersebut.
Nick Griffiths sendiri menyatakan jika dirinya tak sabar mengunjungi hotel dan menjajal minum jari kakinya sendiri.
Ada-ada saja ya.
Berita Terkait
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Pasien BPJS: Ibu Melahirkan Kehilangan Jari, Diduga Korban Malpraktik di RS Islam Pondok Kopi
-
Kasus Malpraktik Amputasi Tangan Bayi di Bima, Hampir 100 Nakes Diperiksa
-
Kesemutan dan Mati Rasa? Waspadai Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Berujung Amputasi
-
Bartender Indonesia Eksperimen dengan Bahan Lokal, Menjadi Daya Tarik Baru di Dunia Cocktail
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali