Suara.com - Belakangan ini, tawaran untuk pergi wisata gratis sembari melakukan pekerjaan yang disukai kerap beredar di media sosial.
Bagi kaum milenial yang tengah mencari pekerjaan sekaligus cinta traveling, tawaran macam ini tentunya amat menggiurkan.
Nah, baru-baru ini, perusahaan furnitur IKEA ikut bergabung dalam tren yang ada. Namun, syarat yang ditawarkan IKEA tergolong unik.
Seperti dilaporkan laman Travel and Leisure, IKEA rupanya tengah mencari orang yang bisa mendefinisikan arti bahagia.
Dalam laman website resminya, IKEA Denmark menyebutkan bahwa mereka siap membayari liburan selama 2 minggu di Denmark.
Hal ini dikarenakan Denmark merupakan negara yang memiliki peringkat kedua dalam daftar negara-negara paling bahagia di dunia.
Sebagai negara, Denmark sendiri dikenal memiliki konsep bahagia yang disebut "hygge".
Hygge berarti segala sesuatu yang dapat menimbulkan perasaan atau atmosfer nyaman, seperti kehangatan, cokelat panas, dan kaos kaki lembut.
Sayangnya, dengan konsep hygge pun, masih tidak ada yang tahu apa rahasia untuk menjadi bahagia.
Baca Juga: Liburan Musim Panas di Jepang, Ini Festival yang Bisa Anda Kunjungi
Meski begitu, siapa pun yang terpilih nanti tidak perlu pusing. Menurut IKEA, partisipan yang terpilih akan diberi akomodasi di Coppenhagen yang "penuh dengan kebahagiaan".
Tidak hanya itu, mereka pun bebas mengikuti tur pribadi dengan warga lokal, mengunjungi rumah-rumah, mencicipi makanan setempat, dan mendapat waktu luang untuk diri sendiri.
Sebagai tambahan, siapa pun yang terpilih juga masih akan mendapat gaji dari IKEA.
Tertarik untuk punya pekerjaan macam ini?
Berita Terkait
-
Viral Pria Denmark Boyong Keluarga Besar Bawa Hantaran Lamaran Gadis Selomerto Wonosobo
-
Teruji di Medan Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Canggih RQ-70 Dainn
-
Christian Eriksen Beri Kabar Terkini Setelah Kolaps di Lapangan, Kini Sudah Pulang ke Rumah
-
Dua Kali Kolaps Tak Takut Ketiga Kali, Christian Eriksen Keukeuh Tetap Ingin Main
-
Pelatih Denmark Ungkap Kondisi Christian Eriksen Usai Kolaps Saat Lawan Ukraina
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta