Suara.com - Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mendorong sektor pariwisata serta ekonomi di Indonesia, maskapai berbiaya murah atau low cost carier airlines bakal menerbangkan pesawat ke lima rute anyar.
Kelima rute pulang pergi domestik yang akan dilayani oleh maskapai AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) ini adalah Jakarta - Lombok (frekuensi 11 kali seminggu), Bali - Lombok (7 kali seminggu), Yogyakarta Kulon Progo - Lombok (3 kali seminggu), Bali - Labuan Bajo (7 kali seminggu) serta Surabaya - Kertajati (3 kali seminggu). Kelima rute baru tersebut akan mulai beroperasi pada 1 Agustus 2019.
Dalam rangka merayakan peluncuran rute-rute baru tersebut, AirAsia menawarkan promo harga spesial. Antara lain untuk Jakarta - Lombok mulai Rp635 ribu, Bali - Lombok mulai Rp243 ribu atau Surabaya - Kertajati mulai Rp626 ribu.
Pemesanan dapat dilakukan melalui airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai hari ini hingga 30 Juni 2019, untuk terbang mulai 1 Agustus sampai 26 Oktober 2019. Tiket penerbangan domestik AirAsia sudah termasuk bagasi gratis 15kilogram.
Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan seluruh stakeholderatas dukungannya sehingga peluncuran rute-rute baru ini dapat terealisasi.
Sudah sejak lama kami ingin memperluas jaringan rute domestik, maka sejak terbaru AirAsia di Lombok diresmikan awal Mei lalu dan dengan tambahan armada Airbus A320 ke-25 kami, kini kami siap menghubungkan semakin banyak lagi destinasi terbaik tanah air untuk mendukung pariwisata serta perekonomian dalam negeri,” ujarnya.
“Dengan akses yang diberikan untuk memperluas jaringan domestik ini, kami sudah tidak sabar untuk segera mewadahi aspirasi masyarakat akan tambahan pilihan layanan penerbangan yang terjangkau dan berkualitas untuk menjelajahi spot-spot wisata di nusantara.”
Peluncuran rute baru ini menambah daftar rute domestik AirAsia setelah sebelumnya maskapai telah melayani penerbangan pulang pergi langsung Jakarta - Bali, Jakarta - Yogyakarta, Jakarta - Surabaya, Bali - Yogyakarta, Bali - Surabaya, Bali - Solo, Yogyakarta - Medan Kualanamu, dan Bandung - Bali.
Baca Juga: Hanya Tiket AirAsia yang Murah, PHRI: Lion dan Garuda Jelas Kartel
Berita Terkait
-
Minta Tolong Pramugari Rayu Istri Orang, Penumpang Ini Kena Batunya
-
Dibantu Pramugari, Penumpang Beri Surat Cinta ke Istri Orang di Pesawat
-
Hanya Tiket AirAsia yang Murah, PHRI: Lion dan Garuda Jelas Kartel
-
Promo Kursi Gratis AirAsia Terbaru, Dicatat Ya !
-
AirAsia Pindah Operasi ke Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?