Suara.com - Akibat berpartisipasi dalam variety show populer Korea Selatan bertajuk Law of The Jungle, seorang artis Korea bernama Lee Yeol-eum terancam menjadi tersangka.
Dilaporkan dari laman Asia One, Lee Yeol-eum dan para anggota Law of The Jungle lainnya sempat melakukan syuting di area taman nasional bahari yang ada di Thailand.
Law of The Jungle sendiri merupakan variety show di mana para artis Korea ditantang untuk hidup dan bertahan di alam liar, termasuk mencari makanan dari alam.
Diketahui, Lee Yeol-Eum sendiri rupanya sempat menyelam dan menangkap dua kerang raksasa dari perairan tersebut.
Sayangnya, Lee Yeol-Eum sama sekali tidak tahu bahwa kerang tersebut merupakan spesies langka dan dilindungi di bawah hukum Thailand.
Segera setelah adegan tersebut ditayangkan dan beredar secara online, otoritas Thailand pun menyatakan bahwa Lee Yeol-Eum terancam ditangkap dan dihukum.
Menurut Narong Kongaid, kepala Hat Chao Mai National Park, mereka sudah menuntut aktris Korea Selatan tersebut karena melanggar hukum taman nasional dan hukum perlindungan alam liar.
Bahkan, Lee Yeol-Eum sendiri dikabarkan terancam hukuman 5 tahun penjara.
Di sisi lain, pihak Law of the Jungle serta Lee Yeol-Eum juga sudah meminta maaf.
Baca Juga: Santap Kerang Langka, Reality Show Korea Ini Diprotes Warga Thailand
"Ke depannya, kami akan lebih hati-hati dalam menentukan tindakan kami saat memproduksi acara," ujar Law of The Jungle.
Sayangnya, terlepas dari permintaan maaf yang disampaikan oleh produser Law of The Jungle tersebut, Narong Kongaid tetap berkata bahwa ini adalah kasus kriminal dan mereka tidak akan menarik tuntutan.
Berita Terkait
-
Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand
-
Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru
-
Siswa Thailand Tembak Mati 5 Guru dan 9 Orang Kritis, Setelah Itu Bunuh Diri
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!