Suara.com - Memasuki musim panas, turis dan wisatawan yang berkunjung ke Jepang dapat ikut serta menikmati berbagai macam festival musim panas.
Selain untuk mengenal budaya Jepang lebih dekat, festival juga dapat menjadi ajang bagi turis untuk berwisata kuliner, menjajal kimono, hingga menikmati kembang api.
Dari sekian banyak festival yang akan digelar di Jepang musim panas ini, salah satunya adalah Festival Tanabata yang sudah dikenal banyak orang.
Diselenggarakan sejak tahun 755 silam, Tanabata adalah festival yang awalnya berasal dari China dan memiliki sejarah panjang.
Festival Tanabata sendiri biasanya diadakan setiap tanggal 7 Juli setiap tahunnya.
Hal ini didasarkan pada kisah legenda pasangan kekasih bernama Orihime dan Hikoboshi, seperti dikutip dari laman Live Japan.
Menurut legenda, Orihime adalah gadis penenun sementara Hikoboshi adalah seorang peternak sapi.
Sebagai putri dari Raja Langit Tentei, Orihime menghabiskan hidupnya dengan menenun kain untuk sang ayah di bantaran sungai Amanogawa atau Bimasakti.
Sayangnya, karena terlalu sibuk menenun, Orihime tidak pernah punya kesempatan untuk jatuh cinta dan selalu kesepian.
Baca Juga: Miliuner Ini Berani Bayar Mahal Bagi yang Mau Menemani ke Festival Musik
Hal inilah yang mendorong sang ayah untuk mempertemukan Orihime dengan Hikoboshi yang bekerja di sisi lain Bimasakti. Keduanya pun lantas jatuh cinta dan menikah.
Meski begitu, pasca menikah, Orihime diketahui mengabaikan tugasnya menenun kain sementara sapi-sapi milik Hikoboshi dibiarkan berkeliaran di langit.
Marah dengan sikap pasangan tersebut, Raja Langit pun memisahkan mereka dan hanya mengizinkan keduanya bertemu sekali setahun, yaitu pada tanggal 7 bulan ketujuh.
Dalam astronomi, Orihime sendiri merepresentasikan rasi bintang Vega sementara Hikoboshi adalah rasi bintang Altair.
Sementara, festival Tanabata sendiri secara harfiah dapat diartikan sebagai festival bintang.
Di Jepang, festival Tanabata yang menandai pertemuan Orihime dan Hikoboshi ini dirayakan secara meriah. Biasanya, warga Jepang akan menulis permohonan mereka dan menggantungkannya ke bambu.
Berita Terkait
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Idul Adha Ada Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Hari Libur Mei 2026
-
Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot
-
Wangi Parfum Fruity seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Menyegarkan Mulai Rp50 Ribuan
-
5 Cara Memilih Hewan Kurban dan Daging Kurban yang Layak Dikonsumsi Saat Idul Adha
-
Apa Bedanya Lip Cream dan Lip Matte? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan yang Bagus
-
Berapa Kilogram Daging Kurban Ideal Per Orang? Ini Penjelasannya
-
5 Eyeshadow Brand Lokal yang Pigmented dan Aman Dipakai, Mulai Rp20 Ribuan
-
Hectic Adalah Kondisi Sibuk Luar Biasa, Pahamai Arti dan Tips Mengatasinya bagi Pekerja
-
Hukum Menjual Daging Kurban Menurut Syariat Islam bagi Pekurban dan Penerima
-
7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka