Suara.com - Daftar Total Jemaah Haji Reguler Berhak Lunas 2019 Menurut Golongan Usia.
Mendaftar berangkat haji tentu menjadi impian bagi sebagian umat muslim tanah air.
Namun biasanya, orang Indonesia kerap mendaftar haji ketika sudah memasuki usia lanjut, jika ditambah lagi waktu menggu keberangkatan versi reguler yang sangat lama hingga 10 tahun lebih, bisa dipastikan usia yang bersangkutan akan mengalami banyak kendala saat tiba di Tanah Suci.
Selain gangguan kesehatan, jemaah haji usia lanjut juga perlu tenaga pendamping agar nantinya pada puncak ritual haji dapat ditunaikan sesuai dengan tuntunan.
Di tahun 2019, umur di atas 50 tahun masih mendominasi golongan usia jemaah haji Indonesia.
Menurut rilis dari Tim Kemenag yang dipublikasikan dan diterima Suara.com, Rabu (17/7/2019) peserta haji reguler berhak lunas tahun 2019 ini, tercatat 72.215 orang adalah golongan usia 51 hingga 60 tahun sebagai peserta terbanyak, dari total jumlah jemaah haji sebanyak 202.488 orang.
Ditempat kedua, usia 41-50 tahun menyumbang 53.257 orang, lanjut di urutan ketiga ada usia lansia 61-70 tahun yakni 43. 289 orang. Sementara urutan paling buncit ditempati jemaah haji usia 0-20 tahun yang hanya berjumlah 561 orang.
Berikut statistik lengkap peserta haji reguler berhak lunas tahun 2019.
0-20th: 561
21-30: 4.052
31-40: 17.891
41-50: 53.257
51-60: 72.215
61-70: 43.289
71-74: 6409
75+: 4.814
Baca Juga: Kelelahan Menjadi Masalah Utama Jemaah Haji Lansia
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Fahira Idris: Bang Japar Ajak Warga Jaga Jakarta
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi