Suara.com - Gempa bumi yang baru-baru ini terjadi di Bali, menunjukkan bahwa bencana ini dapat terjadi di mana saja dan mengenai semua orang yang ada di area tersebut tanpa pandang bulu.
Di daerah-daerah tertentu, gempa bumi juga dapat memicu tsunami. Dan salah satu sebab kenapa tsunami selalu memakan korban banyak, karena waktu untuk memprediksi bencana ini setelah terjadinya gempa bumi, sangat sempit.
Nah, buat kamu yang merasa tinggal di kawasan rawan gempa ataupun tsunami, ini dia tips menyelamatkan diri saat gempa bumi yang perlu kamu tahu.
Tetap tenang
Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.
Cari tempat aman di dalam rumah
Jika pada saat gempa bumi kamu sedang berada di dalam ruangan dan tidak memungkinkan untuk segera keluar, berusahalah mencari tempat yang aman untuk berlindung. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa bumi. Jangan lupa, lindungi juga kepala dengan benda empuk, misalnya bantal, helm, atau yang paling praktis anda dapat menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.
Cari tempat terbuka jika berada di luar ruangan
Jika pada saat gempa bumi terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang, dan carilah area yang terbuka. Tetap tenang dengan tarik napas dalam-dalam, dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.
Perhatikan petunjuk keselamatan saat di kerumunan
Gempa bumi bisa terjadi kapan saja. JIka saat gempa bumi kmu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Jangan ikutan panik. Yang harus kamu lakukan adalah memerhatikan petunjuk keselamatan atau arahan petugas penyelamat di sekitar, misal tentang titik kumpul saat kejadian darurat.
Jika berada di gunung atau dataran tinggi
Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju area yang lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa. (Rosalin Febriyanti)
Baca Juga: Sebut Akan Ada Gempa Magnitudo 9, Arkeolog Asal AS Minta Maaf ke Warga NTB
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran
-
Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?
-
Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
-
Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal
-
Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?
-
Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum
-
Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan
-
Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026
-
Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut