Suara.com - Smartphone alias ponsel pintar, selain memicu beberapa masalah kesehatan, ternyata juga bisa berdampak pada masalah kecantikan, bahkan dapat menyebabkan kerusakan parah pada kulit.
Apa saja? Ini dia beberapa masalah kulit yang mungkin terjadi akibat penggunaan smartphone, dan cara untuk mengatasinya, seperti yang dilansir Times of India.
1. Kerutan di sekitar mata
Anda mungkin menyadari, kerutan kecil yang muncul di sekitar mata, yang seharusnya baru muncul di usia 30-an, ternyata muncul lebih cepat, bahkan sejak usia 20-an.
Ini terjadi saat Anda terus-terusan memelototi layar posel sepanjang hari dan terus menerus memicingkan mata untuk membaca di ponsel. Belum lagi otot-otot mata harus berkontraksi untuk melihat dengan fokus.
Lalu apa yang dapat Anda lakukan? Selain mengurangi waktu dengan gadget, sering-seringlah mengistirahatkan mata dan gunakan gel lidah buaya di bawah mata Anda. Biarkan gel lidah buaya selama 15 menit dan kemudian bilas wajah Anda dengan air dingin.
2. Jerawat
Selain kerutan, jerawat bisa mudah tumbuh. Layar ponsel yang kotor ibarat magnet bagi bakteri.
Jadi, saat Anda mengangkat telepon dan menempelkannya ke telinga, bakteri di kulit akan pindah ke layar ponsel, dan kembali menginfeksi saat Anda menerima telepon berikutnya.
Apa yang bisa Anda lakukan? Coba gunakan headphone untuk menerima panggilan telepon. Bersihkan ponsel Anda sesering mungkin dengan kain mikrofiber, dan bersihkan wajah Anda dengan produk anti jerawat seperti benzoil peroksida dan asam salisilat.
3. Kulit pucat
Kulit pucat berarti kulit yang telah kehilangan warna kulit alaminya. Ini dapat membuat kulit Anda tampak kuning atau coklat yang berbeda dengan warna kulit asli Anda.
Baca Juga: Dari Ponsel Hingga Stres Bisa Sebabkan Masalah Kulit, Kok Bisa?
Ingat, kulit pucat bukanlah tanda penuaan. Terlalu banyak menghabiskan waktu dengan ponsel pintar Anda dapat membuat kulit Anda kusam pucat.
Apa yang bisa Anda lakukan? Jangan gunakan ponsel dua jam sebelum tidur, dan hidrasi diri Anda dengan baik sepanjang hari.
4. Lipatan leher
Terus menunduk untuk memeriksa ponsel Anda dapat menyebabkan masalah lain, yaitu lipatan di leher.
Gerakan berulang yang tidak disengaja ini menyebabkan kulit di leher berkerut halus dan kehilangan elastisitasnya. Ini ditandai dengan rasa sakit yang konstan di leher.
Apa yang bisa Anda lakukan? Jangan menekuk leher Anda untuk melihat ponsel Anda, melainkan pegang ponsel setinggi mata. Berlatihlah untuk menguatkan leher Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
5 Sepatu Jalan Senyaman Hoka Bondi Versi Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Sepatu Mirip New Balance 530 Versi Lokal, Terjangkau Mulai Rp100 Ribuan
-
Energi Surya, Pilihan untuk Hidup yang Lebih Hemat Listrik
-
5 Parfum Lokal Sewangi YSL Libre, Aroma Mewah Versi Lebih Murah
-
Daftar Tanggal Merah Long Weekend Januari 2026, Sambut Libur 3 Hari di Awal Tahun!
-
7 Sepatu Salomon Original Promo Gede-Gedean di Planet Sports, Diskon 30 Persen!
-
7 Vitamin Otak Anak Rekomendasi Dokter di Apotek, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
5 Rekomendasi Pelembap Kolagen untuk Wajah Lembap dan Kenyal Mulai Rp17 Ribuan
-
6 Sepatu Ortopedi Ternyaman untuk Kaki Datar, Tidak Bikin Sakit saat Jalan
-
4 Sepatu Lari 910 Nineten Terbaru untuk Lari Jarak Pendek hingga Trail Running