- Puasa Ramadan hukumnya wajib, sedangkan sholat Tarawih adalah ibadah sunnah muakkad.
- Meninggalkan sholat Tarawih tidak membatalkan puasa dan tidak berdosa secara fikih.
- Sengaja melewatkan Tarawih tanpa uzur dianggap merugikan dan mengurangi wibawa Muslim.
Suara.com - Di bulan Ramadan 2026 ini, seluruh umat Muslim menjalankan ibadan puasa dan sholat Tarawih setelah Isya.
Namun, tak sedikit pula orang yang sibuk bekerja atau lelah setelah bekerja seharian hanya menjalankan ibadah puasa, tetapi tidak sholat Tarawih pada malam harinya.
Adanya fenomena ini, banyak orang mungkin belum paham hukumnya rajin puasa tapi tidak pernah sholat Tarawih selama bulan Ramadan 2026.
Bagi Anda yang masih bingung membedakan kewajiban puasa dan anjuran Tarawih, simak penjelasan lengkapnya berikut ini agar ibadah Anda tenang dan sesuai syariat.
Hukum Puasa Tanpa Tarawih
Kabar baik bagi Anda yang mungkin sempat bolong Tarawih karena ketiduran atau lembur kerja.
Secara fiqih, puasa Anda tetap sah dan tidak berdosa.
Perlu dipahami bahwa puasa Ramadan dan sholat Tarawih adalah dua paket ibadah yang berbeda status hukumnya:
- Puasa Ramadan: Hukumnya Wajib. Meninggalkannya berdosa dan wajib diganti atau qadha.
- Sholat Tarawih: Hukumnya Sunnah Muakkad atau sangat dianjurkan yang jika dikerjakan mendapat pahala besar tapi ditinggalkan tidak berdosa.
Karena statusnya yang berbeda, meninggalkan Tarawih tidak membatalkan puasa.
Baca Juga: Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
Hal ini diperkuat dengan hadis riwayat Muslim, di mana seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW seperti berikut ini seperti dikutip Suara.com dari NU Online.
"Ya Rasul, bagaimana pandanganmu bila aku hanya sembahyang lima waktu, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal, dan mengharamkan yang haram... Apakah aku dapat masuk surga?"
Rasulullah SAW menjawab: "Ya, (bisa)." (HR. Muslim).
Artinya, selama syarat dan rukun puasa terpenuhi serta sholat lima waktu terjaga, kewajiban Anda sebagai Muslim sudah gugur meski tanpa Tarawih.
Kerugian Sengaja Meninggalkan Sholat Tarawih
Meskipun diperbolehkan dan tidak berdosa, meninggalkan sholat Tarawih tanpa alasan yang jelas atau uzur syar'i adalah sebuah kerugian besar.
Karena, bulan Ramadan adalah momennya mencari banyak pahala yang belum tentu kita temui lagi tahun depan.
Sholat Tarawih memiliki keutamaan pengampunan dosa yang luar biasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut ini
"Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya diampuni dosa-dosanya yang telah lewat." (HR. Bukhari dan Muslim).
Para ulama, seperti Syekh Ahmad Al-Fasyani, menjelaskan bahwa meski boleh meninggalkan sunnah, orang yang terus-menerus meninggalkan Tarawih padahal ia sehat dan sempat, dinilai menurunkan muruah (wibawa) dan menunjukkan sikap meremehkan agama.
Bahkan Syekh Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam menyebutkan, sungguh tercela seseorang yang bebas dari kesibukan atau punya waktu luang tetapi tidak memanfaatkannya untuk mendekat kepada Allah.
Berita Terkait
-
Menjelang Berbuka, Warga Ramai Berburu Takjil di Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng
-
Kapan Batas Akhir Salat Tarawih di Bulan Ramadan 2026?
-
Ngopi saat Sahur, Efektifkah untuk Menjaga Energi Selama Puasa?
-
War Takjil, Harmoni dan Kala Ramadan Menjadi Ruang Kebersamaan Lintas Agama
-
4 Body Lotion dengan Kandungan Emolien, Cegah Kulit Kering Saat Puasa
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman
-
Cerita Mencekam di Balik Tawuran Manggarai: Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Sajam
-
Sempat Damai, Tawuran Bukit Duri Pecah Lagi: Lurah Sebut Ada Provokasi Warga Luar
-
Bukan Sekadar Tempat Belanja, Wajah Baru Mal Ini Siap Jadi Destinasi Gaya Hidup yang Lebih Berwarna