Suara.com - Sebuah mansion sekaligus villa milik bangsawan yang ada di Bangkok, Thailand baru-baru ini dikabarkan menghilang.
Ya, menurut pengamatan beberapa orang lewat Google Earth, mansion bersejarah dari abad ke-19 ini mendadak tidak dapat ditemukan lewat satelit.
Padahal, mansion yang dinamai Vimanmek Mansion tersebut merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di Bangkok.
Menurut laman Coconuts, mansion tersebut mendadak hilang setelah ditutup 3 tahun lalu untuk alasan renovasi.
Tak heran, banyak yang menduga jika Vimanmek Mansion yang dulu dibangun Raja Rama V di tahun 1990 tersebut telah dihancurkan.
"Di 2019, berdasarkan gambar satelit Google Maps, Vimanmek Mansion telah dihancurkan total. Belum ada pernyataan resmi dari kantor Royal Household," tulis laman Wikipedia mansion ini.
Vimanmek Mansion sendiri awalnya dibangun di provinsi Chonburi sebelum akhirnya dipindahkan ke lokasi sekarang, yaitu distrik Dusit, Bangkok.
Karena pernah mengalami pemindahan lokasi sebelumnya, beberapa orang pun kini mengasumsikan bahwa "renovasi" Vimanmek Mansion sebenarnya adalah pemindahan villa tersebut ke tempat baru.
Dulunya, Vimanmek sendiri dibangun oleh Raja Rama V setelah dirinya mengunjungi Eropa. Vimanmek juga sempat dijadikan istana raja dari tahun 1901-1906.
Baca Juga: Ada Bangunan Berusia 400 Tahun di Halaman Mansion Ini, Seperti Apa?
Vimanmek Mansion terakhir dibuka pada bulan Juli 2016 silam. Mansion ini kemudian ditutup untuk renovasi, dan gambar terakhir yang menampakkan mansion itu masih berdiri diambil pada 15 April 2018 lalu.
Berita Terkait
-
Bisnis Mandek, Toko Senjata Kini Jualan Roti Demi Bertahan Hidup
-
Review The Debt Collector: Aksi Balas Dendam Penuh Darah di Kota Bangkok!
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Tak Perlu Transit, TransNusa Buka Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok 2 Kali Sehari
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama