Suara.com - Ketika suhu udara mulai naik dan musim panas datang bertandang, makanan bercita rasa manis dan segar seperti es krim, buah-buahan, dan aneka dessert lainnya akan menjadi primadona.
Bahkan, di beberapa negara Asia, ada pula kuliner berupa mie dingin yang disebut dapat menghalau hawa panas.
Namun, di Korea Selatan, rupanya bukan cuma makanan dan minuman dingin saja yang dicari saat musim panas tiba.
Ya, alih-alih mencari kuliner yang mendinginkan, orang Korea Selatan rupanya lebih suka sup yang mengepul panas-panas disajikan saat musim panas.
Salah satu jenis sup tersebut adalah samgyetang atau sup ayam ginseng yang disajikan mengepul panas saat suhu tengah lembap dan hawa panas bertandang.
Dilansir dari laman Nextshark, hal ini didasarkan pada filosofi orang Korea yang menganggap bahwa "api harus dilawan dengan api".
"Samgyetang memiliki keunggulan. Ketika suhu terlalu panas dan kita makan makanan dingin, perut kita menjadi dingin namun bagian lain dari tubuh kita tetap panas," jelas Choi Mi-hee, pemilik restoran samgyetang di Korea.
"Jadi, kita harus memakan sesuatu yang memiliki temperatur sama."
Tak heran, warga Korea Selatan pun biasanya akan mencari samgyetang saat hari chobok, jungbok, dan malbo atau 3 hari terpanas di Korea.
Baca Juga: Penggemar Makanan Korea, Kunjungi K-Food Fair 2019 Yuk!
Selain itu, dipercaya pula bahwa kandungan ayam dan ginseng dalam sup dapat meningkatkan stamina seseorang di tengah suhu panas.
Samgyetang sendiri dimasak dengan menggunakan ayam yang sudah berumur satu bulan lamanya dan disajikan secara utuh.
Ayam ini akan diisi dengan bawang putih serta beras, kemudian dimasak dengan ginseng, jujube, kastanye, dan bahan-bahan lainnya.
Tak cuma di Korea Selatan, samgyetang rupanya juga mulai populer dan bahkan bisa ditemukan di luar negeri karena dipercaya memiliki khasiat menyehatkan.
Bahkan, terlepas dari jumlah kalorinya yang bisa mencapai 1.000 kalori per mangkok, samgyetang tetap digemari karena tidak mengandung bahan kimia dan lebih baik dibandingkan makanan cepat saji.
Berita Terkait
-
Kontroversi Youtuber Korsel Bae In-gyu, Ditemukan Tewas Jatuh dari Apartemen
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
TREASURE Resmi Jadi Brand Ambassador Chitato, Siapkan Beragam Aktivitas Seru untuk Fans
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh