Suara.com - Lihat Sejarah Burung Garuda, Lihat Koleksi Rancangannya di Istana Kadriah.
Jika Anda tengah berkunjung ke Pontianak, jika menyukai sesuatu yang berkaitan dengan sejarah maka mengunjungi Istana Kadriah harus masuk daftar tempat yang harus didatangi.
Bangunannya terletak di lahan seluas 25 m x 100 m beralamat di Gg. Tj. Raya No.1, Dalam Bugis, Kec. Pontianak Tim, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Istana Kadriah berada tepat di persimpangan sungai, yakni Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas.
Bertolak tidak lebih dari 5 kilometer dari pusat kota Pontianak, istana yang didirikan pada 23 Oktober tahun 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Al Kadrie ini banyak menyimpan koleksi sejarah yang masih berjejeran rapi.
Salah satunya adalah lembaran transkrip naskah perancangan burung Garuda sebagai simbol bangsa Indonesia.
Rancangan lambang negara ini sendiri disusun dalam dua tahap oleh Sultan Hamid II pada 8 Februari 1950 sebelum akhirnya disetujui oleh Presiden Soekarno melalu PP Nomor 66 tahun 1951.
"Latar belakang gambar yang saya ciptakan pertama mengambil figur burung Garuda memegang perisai Pancasila berubah menjadi figur burung elang rajawali yang dikalungkan perisai Pancasila dan saya namakan burung Rajawali-Garuda Pancasila. Agar prosesi bangsa ini jangan melupakan peradaban bangsanya dari mana dia berasal. Jangan sampai melupakan sejarah puncak-puncak peradabannya seperti pesan paduka yang mulia (Soekarno)," seperti yang tertulis dalam transkrip Sultan Hamid II pada 15 April 1967 yang dikutip Suara.com dengan perubahan ejaan.
Lantaran itu, Juru Pelihara (Jupel) Istana Kadriah Syarif Kasim Al Kadrie berharap Sultan Hamid II menjadi pahlawan nasional lantaran jasanya telah melukiskan lambang negara.
Baca Juga: Resmi Bubar, Jokowi: Terima Kasih Kerja Keras Nonstop TKN
"Udah sering diajukan menjadi pahlawan nasional dari sejak pak SBY hingga pak Jokowi. Insyaallah kebenaran akan muncul, kita sabar saja," ujarnya Jumat (26/7/2019)
Untuk diketahui Sultan Hamid II sendiri lahir dengan nama Syarif Abdul Hamid Alkadrie dan lahir di Pontianak, pada 12 Juli 1913 serta meninggal di Jakarta, pada 30 Maret 1978. Beliau adalah putra sulung Sultan Pontianak ke-6, Sultan Syarif Muhammad Alkadrie pendiri kasultanan Kadriah.
Syarief bercerita Sultan Hamid II pernah bersekolah di Sekolah Akademi Militer Belanda (Koningklij Militaire Academy) di Breda, Belanda. Dirinya pernah menjadi ajudan istimewa Ratu Wilhelmina Belanda.
"Dulu sebelum kemerdekaan, Sultan Hamid II ini ajudannya ratu Belanda, Bu Helmina. Beliau satu sekolah sama bung Karno di Belanda tapi tidak tahu bagaimana bisa crash begitu," ujarnya.
Filosofi Istana Kadriah
Syarif kembali bercerita, pada waktu pendiriannya, Syarif Abdurrahman Alkadrie menyisiri Sungai Kapuas sepanjang 1100 meter. Dalam penyisiran itu, Syarif Abdurrahman dihadapkan pada tantangan yang diberikan oleh para hantu kuntilanak yang seringkali menghalanginya ketika ia hendak membuka lahan hutan di sepanjang Sungai Kapuas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Resmi Dibuka! Ini Daftar Sekolah Kedinasan, Setelah Lulus Dijamin Langsung Jadi PNS
-
Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas
-
Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah