Suara.com - Mengurus visa sebelum bepergian ke luar negeri merupakan salah satu hal yang bisa dibilang merepotkan. Namun, apa jadinya jika visa yang sudah disetujui malah ditolak?
Hal itulah yang terjadi pada 6 turis asal Malaysia yang awalnya hendak liburan ke Australia bersama-sama.
Meski sudah mengurus visa, sekelompok turis tersebut mendadak ditolak untuk terbang tanpa alasan pasti.
Dilansir dari World of Buzz, kisah itu awalnya dibagikan warganet bernama Reen (@Reenzahari) pada 6 Agustus 2019 silam.
Menurut Reen, rencananya dan teman-temannya untuk pergi ke Perth awalnya berjalan lancar. Mereka dapat mengurus tiket hingga visa dalam sehari.
Namun, tepat saat melakukan pemeriksaan keamanan, Reen mendadak dialihkan oleh petugas dan diminta menunggu. Teman-teman Reen yang awalnya sudah bebas dari pemeriksaan pun ikut dialihkan.
Saat itulah, seorang wanita berumur 50-an tahun datang dan mengambil paspor mereka. Tanpa menjelaskan maksudnya, wanita itu pun bertanya berapa banyak uang yang mereka bawa.
Reen dan teman-temannya menjawab jika masing-masing dari mereka membawa 350 AUD (sekitar 3,3 juta rupiah).
Namun, di luar dugaan, wanita tadi malah tersenyum dan berkata, "Itu tidak cukup, biaya hidup di Australia sangat tinggi, tidak seperti negaramu."
Baca Juga: Bebas Visa ke Pulau Jeju, Yuk Kunjungi 4 Lokasi Syuting Drama Korea Ini
Reen pun menanggapi jika dia membawa kartu kredit untuk berjaga-jaga. Sayang, wanita tadi malah melanjutkan, "Kau punya kartu kredit, tapi bagaimana dengan tamn-temanmu?"
Tak sampai di sana, Reen dan teman-temannya bahkan ditertawakan oleh wanita ini. Ketika mereka mencoba meyakinkan bahwa mereka hanya ingin liburan, wanita itu pun menolak untuk mengecek itinerary mereka.
"Oh, aku tahu kalian punya hal lain untuk dilakukan. KALIAN beritahu aku," tambah wanita berumur 50-an tadi.
Merasa kesal dan bingung, Reen pun mencoba untuk mencari tahu identitas wanita tadi. Tanpa menyebutkan namanya, wanita itu pun mengaku jika dia berasal dari Imigrasi Australia.
Reen dan teman-temannya juga sempat mengonfirmasi hal ini ke petugas keamanan. Petugas keamanan bandara saat itu membenarkan jika wanita tadi adalah agen dari Imigrasi Australia.
Yang aneh, saat Reen dan teman-temannya akhirnya memutuskan untuk mengambil lebih banyak uang agar diperbolehkan berangkat, wanita tadi kembali datang dan berkata jika mereka tetap tidak boleh pergi.
Tag
Berita Terkait
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Viral Kurir SPX Express Kembalikan Uang Rp92 Juta, Ini Sosok di Balik Itikad Jujurnya
-
Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru
-
Viral Tanpa Menelanjangi Privasi: Berhenti Menjadikan Korban Perempuan sebagai Tontonan
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat
-
5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal
-
Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional
-
1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG
-
Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri
-
Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?
-
Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme
-
Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Penerbangan di Bandara SSK II Normal
-
Tiga Pelajar di Tanggamus Nekat Jambret iPhone 17 Pro Max Senilai Rp26 Juta
-
Mohon Izin Kurang Sehat, Eks Menag Yaqut Telan Obat Anti Nyeri Hadapi Sidang untuk 'Lawan' Jaksa